Brilio.net - Upacara penurunan bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Magelang diwarnai kejadian yang dialami salah seorang anggota Paskibra. Hafiz, nama anggota Paskira itu, tetap menjalankan tugasnya meski sebuah paku tertancap di telapak kakinya ketika berada di tengah lapangan.

Momen tersebut diketahui dari unggahan akun Instagram @dewikusumastd pada Selasa (18/8/2026). Akun tersebut merupakan milik Dewi Kusuma Wardani, ibunda Hafiz, yang membagikan kabar saat putranya bertugas dalam upacara penurunan bendera.

Dalam unggahan awal, Dewi menyebut Hafiz tetap bertahan sampai rangkaian tugasnya selesai meski mengalami cedera pada kaki.

"Mas Hafiz Real berjuang sampai titik darah..telapak kakinya tertancap paku saat di tengah lapangan di tahan sampai akhir penugasan dengan paku tertancap.
Tetap tegap tidak bergoyang sama sekali
Terima kasih mas luar biasa perjuangan dan mentalmu nakk...
Semoga kelak jd orang sukses, bejo mulyo 😭🤲🏼,” tulis sang ibu, dilansir brilio.net dari Instagram @dewikusumastd, Selasa (18/8/2026).

Paskibra Kota Magelang kena paku © 2026

Paskibra Kota Magelang kena paku
© 2026 /Instagram @dewikusumastd

Paku berasal dari tali pembatas barisan

Setelah unggahan tersebut mendapat banyak respons, Dewi memberikan penjelasan tambahan mengenai kejadian yang dialami Hafiz. Menurut penjelasannya, paku yang mengenai kaki Hafiz merupakan bagian dari perlengkapan yang digunakan untuk memasang tali pembatas barisan di lapangan.

Dewi menjelaskan paku tersebut kemungkinan tersenggol hingga terlepas dan kemudian mengenai kaki Hafiz saat proses penurunan bendera berlangsung.

"Masya alloh ternyata begitu banyak apresiasi positif,doa,dan support dari temen temen online semua..kami sampaikan jadi pd saat penurunan bendera merah putih terdapat paku yg tertancap yg fungsinya di gunakan sebagai tali pembatas barisan di lapangan. Tidak sengaja kemungkinan paku tersebut tersenggol sehingga terlepas dan qodarulloh mengenai kaki dari ananda kami hafiz..,” tulis Dewi dalam kolom komentar.

Dewi juga menerangkan bahwa Hafiz sudah mengenakan sepatu PDH Paskibra sesuai ketentuan. Namun, keberadaan paku tersebut tetap membuat telapak kaki Hafiz terluka.

“… untuk sepatu jg sudah menggunakan sepatu PDH paskibra sesuai aturan namun semua di luar kendali saat penurunan paku tersebut tetap masih bisa menancap di telapak kaki ananda kami,” lanjutnya.

Tetap bertugas sampai rangkaian penurunan selesai

Paskibra Kota Magelang kena paku © 2026

Paskibra Kota Magelang kena paku
© 2026 /Instagram @dewikusumastd

Meski merasakan sakit akibat paku yang tertancap, Hafiz tidak langsung meninggalkan barisan. Ia tetap menjalankan tugas hingga rangkaian penurunan bendera selesai.

Dewi menyebut Hafiz baru menuju tim medis setelah barisan selesai dan seluruh rangkaian tugasnya berakhir. Saat itu, rasa sakit pada kakinya sudah semakin terasa.

“… Ananda tetap bertahan sampai dengan rangkaian penurunan selesai begitu barisan sudah selesai dan berhenti ananda kami langsung menuju ke tim medis karena kaki sudah sangat kesakitan dgn adanya paku tersebut di kaki,” lanjut sang ibunda yang diketahui berprofesi sebagai polisi.

Mendapat penanganan medis di RST dr. Soeroyo

Paskibra Kota Magelang kena paku © 2026

Paskibra Kota Magelang kena paku
© 2026 /Instagram @dewikusumastd

Setelah meninggalkan barisan, Hafiz langsung mendapat pertolongan dari tim medis. Ia kemudian dibawa ke RST dr. Soeroyo Kota Magelang untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Dewi mengatakan Hafiz mendapat suntikan tetanus dan luka pada kakinya dibersihkan oleh dokter di IGD rumah sakit tersebut.

“… Alhamdulillah langsung di tangani dengan cepat oleh tim medis di bawa ke RST dr. soerojo Kota magelang mendapatkan suntik tetanus dan luka juga langsung di bersihkan dengan baik oleh dokter dr IGD RST dr. Soeroyo,” kata Dewi.

Dalam keterangan terakhirnya, Dewi menyampaikan Hafiz kini sedang menjalani masa pemulihan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada warganet yang telah memberikan doa dan dukungan setelah mengetahui kejadian tersebut.

“… Saat ini ananda hafiz dalam pemulihan, terima kasih atas doa terbaik temen2 online semuanya doa baik kembali semua ke temen2 online..❤️🇲🇨,” pungkasnya.