1. Home
  2. ยป
  3. Selebritis
29 Mei 2016 20:04

Ingat Steve Harvey? Kisah hidupnya sebelum sukses bikin kamu terenyuh!

Ketenaran dan keberuntungan yang ia rasakan sekarang tak semudah membalikkan telapak tangan. Ismarlina Mokodompit

Brilio.net - Masih ingat dengan Steve Harvey? Host Miss Universe 2015 yang sempat jadi perbincangan di seluruh dunia. Harvey sebagai pembawa acara pemilihan kontes kecantikan tersebut salah menyebutkan nama pemenang. Awalnya, ia menyebutkan Ariadna Guttierez dari Kolombia sebagai pemenang, padahal pemenang sebenarnya adalah Pia Wurtzbach dari Filipina.

Terlepas dari kesalahan yang dilakukannya, sebenarnya sosok Steve Harvey memiliki kisah hidup yang memilukan sebelum akhirnya sukses menjadi seseorang yang multitalenta dengan kekayaan mencapai Rp 1,3 triliun.

Namun komedian, pembawa acara televisi sekaligus penyiar radio ini mengaku bahwa ketenaran dan keberuntungan yang ia rasakan sekarang tak semudah membalikkan telapak tangan.

Dalam sebuah wawancara untuk edisi baru majalah People, Harvey menceritakan kisah hidupnya saat masih menjadi seorang tunawisma selama tiga tahun. Sehari-hari Harvey tinggal dan tidur di mobil Ford Tempo dan jadi tukang cuci piring di SPBU atau hotel.

BACA JUGA :
Yuk intip keseharian Emilia Clarke, si Daenerys di Game Of Thrones


Ia juga mengaku pernah mencuri bahan bakar saat harus pergi dari satu panggung ke panggung lain ketika masih merintis karir sebagai komedian.

"Itu adalah masa yang sulit dan sangat menyakitkan. Semua orang memiliki saat untuk mengingat kembali masa sulit dalam hidup agar bisa lebih banyak bersyukur atas kesuksesan yang diraih sekarang. Aku telah melalui banyak kesulitan," ungkap pemilik nama lahir Broderick Stephen Harvey ini.

Masa sulit yang paling membuat Harvey terus mengingatnya adalah saat dimana ia harus bersembunyi di kamar mandi sebuah hotel selama berjam-jam, sebelum akhirnya ia bisa bebas mandi untuk membersihkan tubuhnya.

Menjalani masa-masa sulit dalam hidup diakui Harvey sering membuatnya merenung dan menangis. Namun setiap kali ia ingin menyerah, ada keyakinan dalam hatinya bahwa Tuhan tak menginginkan langkahnya terhenti. Selain itu ia yakin bahwa suatu saat dirinya pasti akan jadi orang sukses.

Menurut laman Daily Mail, Harvey meceritakan bahwa dirinya pernah bekerja sebagai seorang salesman di usia 20-an tahun. Namun ia kemudian memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya setelah memenangkan kontes stand up dan pergi mengejar mimpinya menjadi seorang komedian.

Akibatnya, rumah tangganya hancur berantakan dan membuatnya jadi jarang bertemu dengan dua anak sulungnya. Meskipun demikian, ia tetap berusaha jadi ayah bertanggung jawab dengan mengirimkan mayoritas pendapatan kecilnya yang membuatnya harus tinggal di mobil.

BACA JUGA :
10 Fakta tak terduga tentang Taylor Swift, suka belanja di PKL

BACA JUGA: Ini penampilan terkini 19 artis Baywatch! Pamela Anderson gimana ya?

Kehidupan Harvey berbalik setelah mendapatkan kesempatan untuk menjadi pembawa acara di Showtime At The Apollo pada tahun 1993. Semenjak saat itu karirnya sebagai komedian sekaligus pembawa acara makin diperhitungkan di New York, Amerika Serikat. Kini acara yang paling dikenal dan membuat namanya makin melejit adalah 'Steve Harvey Morning Show'.

Saat ini penulis buku Act Like a Lady, Think Like a Man ini telah memiliki kekayaan melebihi impiannya. "Saya selalu tahu bahwa aku akan sampai di sini," kata komedian berusia 59 tahun ini seperti dikutip brilio.net dari Asiantown, Minggu (29/5).

Harvey mengungkapkan bahwa dirinya akan terus menerus bekerja karena ia tak ingin menjadi tunawisma lagi. Meski menjadi seorang komedian dengan berbagai kesibukan lainnya diakui membuatnya tak punya banyak waktu luang untuk keluarga. Namun ia mengaku memiliki kekayaan dan kehidupan keluarga yang bahagia bersama istrinya, Marjorie Bridges.

Pasangan ini memiliki tujuh anak dari perkawinan sebelumnya. Sementara Harvey bersama putri sulungnya Brandi dan Karli telah memaafkan Harvey karena meninggalkan mereka saat masih anak-anak.

"Bertahun-tahun kemudian, mereka mengatakan kepada saya: Ayah, kami tak mengerti mengapa Ayah dulu meninggalkan kami. Tapi sekarang kami tahu kalau Ayah harus pergi karena Ayah tak hanya jadi miliki kita, tapi juga milik dunia. Ucapan mereka sungguh menyentuh saya," katanya kepada People.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags