1. Home
  2. ยป
  3. News
8 Juni 2015 21:05

Jadi sebenarnya kamu mendaki gunung dengan tujuan apa?

Sayangnya, tulisan-tulisan yang menjadi pembuktian kehebatan diri tersebut hanya di tinggal begitu, saja baik di puncak maupun di pos pendakian. Fadila Adelin

Brilio.net - Kamu pasti sudah tahu, saat ini mendaki gunung memang tidak hanya dilakukan oleh para pecinta alam saja. Entah mengapa keinginan untuk menapakkan kaki di puncak gunung menjadi godaan tersendiri bagi para kawula muda. Karena terpukau akan keindahan alamnya? Ingin merasakan sensasi berdiri di atas awan? Ingin di pandang luar biasa oleh lingkungannya? Atau ingin foto sama tulisan?

Ya, tren foto dengan tulisan di puncak gunung memang sedang merajalela. Tulisan tersebut biasa ditujukan untuk pacar atau sekadar menulis nama sendiri sebagai pembuktian. Tidak lupa, setelah turun pasti foto-foto tersebut akan menghiasi sosial media.


Sayangnya, tulisan-tulisan yang menjadi pembuktian kehebatan diri tersebut hanya di tinggal begitu, saja baik di puncak maupun di pos pendakian gunung. Seperti yang telah diungkap oleh Zulfahmi, seorang pendaki yang belum lama ini mendaki Gunung Lawu.

"Sepanjang pendakian saya menemukan banyak tulisan-tulisan yang habis dipakai foto dibuang begitu aja, saya heran kertas kan tipis banget apa susahnya dimasukkan tas lagi atau disakuin," ungkap Zulfahmi dengan kesal, kepada brilio.net, Senin (8/6).

Melihat banyaknya sampah, Zulfahmi pun dengan sukarela mengumpulkannya dan membawanya turun. Sayang tidak semua kertas dapat terambilnya karena banyak yang sudah tertiup angin dan berada di ujung jurang. "Seperti tulisan yang ini nih 'Ikutlah aku mendaki, maka kau akan tau sifatku. Dan ikutlah aku mendaki, maka kau akan tahu bagaimana aku MENJAGAMU' kebersihan aja nggak dijaga apalagi kamu, mbak!" ejek Zulfahmi sambil tertawa.

Mendaki dengan tujuan eksis sebenarnya sah-sah saja, asalkan tidak meninggalkan sampah di gunung. Kalau kamu sendiri mendaki dengan tujuan apa?

BACA JUGA:

Kandungan tersembunyi dari tanaman gunung ini bisa jadi pengganti gula

Tumbuhan penolong pendaki gunung jika kehabisan bekal

Mendengarkan musik atau nonton tv membuat kualitas tidur buruk

Pemuda 21 tahun ini ciptakan aplikasi terlengkap untuk terapi autis

Kebelet pipis ternyata ada hubungannya dengan kepintaran seseorang

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags