Brilio.net - Melatih orang agar punya keahlian khusus kadang susahnya minta ampun. Bayangkan bila melatih binatang yang bahkan tak punya akal untuk menguasai keahlian tertentu, pastinya lebih sulit. Itulah yang dirasakan para pemilik kuda jumping khas Purworejo, Jawa tengah.

Kuda jumping ini adalah kuda yang bisa mengangkat kaki depannya sesuai aba-aba pawangnya, biasanya dengan tongkat atau peluit. Kuda-kuda ini biasa dipakai dalam acara arak-arakan menyambut Khotmil Quran setiap bulan Rajab dan Maulud.

Menurut Cucuk, salah seorang pemilik kuda spesial itu, dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk melatih hewan berkaki empat ini. "Awal dilatihnya saat usia 2 atau 3 tahunan pakai pecut (cemeti) untuk membuat peka sama gerakan pelatihnya. Itu terus selama setengah tahun rutin," ungkapnya kepada brilio.net, Senin (29/6).

Selain harus sabar, pakan yang diberikan juga harus spesial demi kesehatan dan ketangkasan si kuda. "Makanannya juga harus dijaga, selain makanan sehari-hari rending (daun kacang tanah) dan bekatul, juga diberikan brand tepung gandum juga vitamin-vitamin," lanjutnya.

Tak murah memang, tapi ketika sudah mahir mengangkat kakinya, para pemilik tinggal memetik hasil kerja kerasnya. "Ya paling banyak dipakai buat arak-arakan pas bulan-bulan Maulud dan Rajab. Itu seminggu bisa 2 sampai 3 kali dengan tarif Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta sekali main," bebernya.

BACA JUGA:

Ngabuburit unik di Purworejo, naik kuda jumping

Anak tukang tambal ban ini hanya butuh 16 bulan hafal al quran 30 juz

Luna si kuda pustaka keliling 3 desa di Gunung Slamet pinjamkan buku

Keikhlasan bocah autis bantu ibunya jualan kaset pita jadul

Teman alami gangguan penglihatan, Sadiyah ciptakan meja baca pintar

Pelajar ini 3 tahun menggendong temannya yang cacat ke sekolah

Cuma lulusan SMK, santri ini buktikan bisa sukses dari bisnis animasi