Brilio.net - Tubuh manusia terdiri dari organ vital seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan banyak lagi. Nah, terkadang kamu tak sadar kemasukan atau menghirup sesuatu yang kecil, misalnya biji kacang hijau. Terkadang biji tersebut bisa keluar saat bersin, namun bisa juga terperangkap di paru-paru. Atau kamu keliru saat memakannya sehingga nyasar ke paru-paru. Kalau sudah begini, kamu wajib segera mencari pertolongan.

Sebagaimana dikutip brilio.net dari Daily Mail, Rabu (11/11), pada tahun 2010 sebuah kasus menimpa seorang pria di Massachusetts, Amerika Serikat, Ron Sveden. Pria 75 tahun (pada tahun 2010, sekarang sudah 80 tahun) itu terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena susah sekali bernapas.

Ternyata, dokter menemukan tanaman kacang tumbuh di paru-parunya. Hal ini terjadi saat dia makan kacang tapi tanpa sengaja justru nyasar ke paru-parunya. Akhirnya biji kacang tumbuh menjadi kecambah di dalam organ pernapasannya.

Di dalam paru-paru pria ini tumbuh kecambah kacang hijau, kok bisa? foto: dailymail.co.uk

Dikutip brilio.net dari The Crazy Facts, sebuah studi menunjukkan bahwa memang ada kemungkinan kacang tumbuh dan berkembang di dalam organ pernapasan tanpa menyebabkan gangguan sistem pernapasan dalam waktu yang lama. Kok, bisa?

Kamu tentu pernah mendapat tugas praktik saat di bangku SD atau SMP untuk uji coba menumbuhkan biji kacang hijau di atas kapas basah dan ditempatkan di lorong gelap seperti lorong meja atau almari? Nah, itulah alasannya. Biji kacang tak perlu sinar matahari untuk tumbuh. Media biji kecambah tersebut juga tak membutuhkan tanah untuk tumbuh, benar kan? Tak heran saat di dalam paru-paru, biji kacang bisa tumbuh begitu saja.

Lantas, harus diapakan?

Cara mengatasinya adalah dengan operasi dan memastikan paru-paru bersih dari sisa kecambah tersebut. Selanjutnya perlu rutin ke dokter untuk berkonsultasi, terutama jika masih timbul gangguan pernapasan.

Nah, sebelum semua itu terjadi, kamu harus berhati-hati saat makan. Saat makan biji-bijian, sangat disarankan kamu mengunyahnya sampai lembut supaya tak mengalami kasus seperti Sveden. Kesehatanmu lho, guys!