Brilio.net - Tak ada kata terlambat untuk mulai mempelajari sesuatu yang baru. Asal ada kemauan, usia yang semakin tua, bukanlah penghalang seseorang untuk menuntut ilmu.

Hal itulah yang kemudian ditunjukkan oleh Roni. Lelaki berusia 34 tahun yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang cukur ini pun meniatkan diri untuk belajar mengaji.

Dalam seminggu, kegiatan mengajinya itu pun berlangsung sebanyak lima kali. Semangatnya yang begitu besar untuk bisa membaca Alquran, membuatnya tak peduli akan rasa gengsi.

"Pokoknya setiap siang, jadwal saya ya mengaji," ujar Roni yang dikutip brilio.net dari Dream, Senin (3/2).

Hal tersebut dilakukannya karena ia merasa lebih baik memanfaatkan sebagian waktu untuk belajar baca Alquran, daripada hanya menunggu pelanggan dengan duduk-duduk.

Loading...

Lagipula, pria asal Palembang, Sumatera Selatan itu pun mengatakan bahwa jarak antara tempat cukurnya dan tempatnya belajar mengaji tidak jauh.

tukang cukur belajar ngaji berbagai sumber

foto: dream.co.id

Diketahui, Roni sebelumnya memang tidak bisa membaca huruf-huruf hijaiyah. Oleh karenanya, ketika belajar mengaji pun dirinya memulai semuanya dari nol, yakni dengan mengenal huruf hijaiyah melalui buku Iqro dahulu.

"Dulu kecil saya nakal dan malas belajar Alquran, sekarang sudah tua baru ingat dan ingin belajar lagi," kata dia.

Lebih jauh, meskipun ia masih tertatih-tatih dalam membaca Alquran, semangat Roni sendiri tak pernah padam. Lebih dari itu, dirinya bahkan menyisihkan sebagian hasil dari pangkas rambutnya untuk para penghafal Alquran.