sel menurut arti © pixabay.com foto : pixabay.com

Sel dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu eukariot dan prokariot. Eukariotik merupakan sel yang memiliki inti sel (nukleus). Sementara prokariot dikenal sebagai sel yang tidak memiliki nukleus.

Kedua sel tersebut masih terbagi lagi sesuai karakteristiknya, antara lain:

1. Sel Eukariot


Tipe sel satu ini yang paling kompleks jika dibandingkan dengan sel prokariot. Sel eukariotik memiliki membran yang mengikat nukleus dengan organel sel lainnya di dalam sel. Organel sel yang saling terikat satu sama lain membentuk suatu sistem selular yang fungsional.

Ciri-Ciri sel eukariotik di antaranya:

- Ukuran sel berkisar antara 10-100 mikron.
- Struktur sel yang kompleks (organel sel) dan multiselular.
- Reproduksi secara mitosis (sel tubuh) maupun meiosis (sel kelamin).
- Dapat bersifat autotrof atau heterotrof.

2. Sel Prokariot


Sel prokariot adalah organisme pertama yang hidup di bumi. Organisme yang termasuk dalam tipe sel ini antara lain archaebacteria/eubacteria dan blue green algae.

Ciri umum dari sel prokariot di antaranya:

- Ukuran sel berkisar antara 1-10 mikron.
- Uniselular yang membentuk koloni atau filamen.
- Bentuk sel terdiri dari bulat, batang, dan datar.
- Ada yang bersifat autotrof (fotosintesis) dan heterotrof.
- Reproduksi secara aseksual, yaitu dengan cara pembelahan biner, transformasi, konjugasi, dan transduksi.