Brilio.net - Gotong royong merupakan satu di antara ciri khas dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Secara garis besar, gotong royong tertuang dalam Pancasila yaitu sila ketiga 'Persatuan Indonesia'.

Gotong royong sudah mendarah daging, bahkan menjadi kepribadian bangsa dan merupakan budaya yang telah berakar kuat dalam kehidupan masyarakat. Sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat, hampir seluruh daerah di Indonesia menanamkan nilai gotong royong.

Dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (23/3) berikut ini penjelasan detail mengenai pengertian gotong royong, fungsi, manfaat dan ciri-cirinya.

Pengertian gotong royong.

gotong royong © pixabay.com

foto: pixabay.com

Gotong royong berasal dari kata 'gotong' yang berarti bekerja, dan 'royong' yang berarti bersama. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gotong royong mempunyai arti bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu) di antara anggota-anggota suatu komunitas.

Menurut ahli bernama Sakjoyo dan Pujiwati Sakjoyo, gotong royong merupakan adat istiadat tolong-menolong antara warga dalam berbagai macam lapangan aktivitas sosial, baik berdasarkan hubungan tetangga kekerabatan yang berdasarkan efisien yang sifatnya praktis dan ada pula aktivitas kerja sama yang lain.

Sampai saat ini, gotong royong masih melekat dalam masyarakat. Perilaku gotong royong bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi sekaligus untuk mempererat hubungan masyarakat.

Untuk lebih memahami apa itu gotong royong, bisa membaca pengertian, manfaat dan tujuan, jenis, nilai-nilai yang terkandung, karakteristik, serta contohnya.

Manfaat dan tujuan serta jenis gotong royong.

1. Manfaat dan tujuan gotong royong.

Manfaat dan tujuan dilakukan gotong royong dalam masyarakat, yaitu:

1. Menumbuhkan rasa dan sikap saling tolong-menolong, sukarela, saling membantu, dan memiliki sifat kekeluargaan.

2. Membina hubungan sosial yang baik dengan masyarakat di sekitar.

3. Menciptakan rasa kebersamaan dan menumbuhkan kasih sayang.

4. Mempererat tali silaturahmi (persaudaraan).

5. Meringankan pekerjaan dan menghemat waktu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.

6. Meningkatkan produktivitas kerja.

7. Terciptanya rasa persatuan dan kesatuan dalam lingkungan sekitar.

2. Jenis gotong royong.

gotong royong © pixabay.com

foto : pixabay.com

 

Kerja bakti.

Kerja bakti merupakan kegiatan bersama dalam suatu lingkungan sosial masyarakat sekitar. Kegiatan ini merupakan suatu wujud untuk dapat meningkatkan rasa saling tolong menolong dan saling peduli.

Tanggap bencana.

Tanggap bencana merupakan sebuah respons dari masyarakat untuk saling bekerja sama dalam keadaan menghadapi suatu musibah. Kegiataan tanggap bencana ini dimulai dari rasa peduli masyarakat sekitar untuk membantu sesama yang sedang berada dalam masa sulit.

Musyawarah.

Musyawarah merupakan sebuah media untuk mencapai mufakat dan berkumpul yang bertujuan untuk memecahkan masalah serta mengambil semua keputusan secara bersama-sama.

Dengan musyawarah juga bisa saling bertukar pikiran dan pendapat dengan tujuan mencapai mufakat yang diharapkan serta saling menguntungkan semua pihak.

Panen raya.

Panen raya ini merupakan kondisi musim panen dengan skala besar dari semua jenis pertanian. Musim panen ini biasanya terjadi dalam jangka waktu satu tahun dua kali atau tergantung dari jenis tanamannya.

Belajar bersama.

Belajar bersama juga termasuk jenis gotong royong, di mana para pelajar dan mahasiswa berusaha memecahkan suatu materi yang sulit secara bersama-sama hingga selesai dan bisa mengaplikasikan ilmu sebaik mungkin.

Nilai-nilai dan karakteristik gotong royong.

gotong royong © pixabay.com

foto: pixabay.com

3. Nilai-nilai gotong royong.

Ada banyak nilai-nilai gotong royong, di antaranya:

- Persatuan

- Kesatuan

- Sosialisasi

- Sukarela

- Tolong menolong

- Kekeluargaan

4. Karakteristik gotong royong.

Bangsa Indonesia memiliki sifat dasar yang menjadi unggulan bangsa serta tidak dimiliki bangsa lain. Terciptanya rasa kebersamaan dalam setiap pekerjaan yang akan dilakukan.

Memiliki nilai yang luhur secara turun temurun dalam kehidupan.

Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan karena di dalam kegiatan bergotong-royong, semua pekerjaan yang akan dilakukan secara bersama tidak memandang kedudukan tingkat derajat seseorang.

Memiliki makna saling membantu guna mencapai kebahagiaan serta kerukunan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama yang memiliki sifat sukarela tidak mengharapkan memperoleh imbalan apa pun.

Contoh gotong royong.

gotong royong © pixabay.com

foto: pixabay.com

5. Contoh gotong royong.

Gotong royong dapat dilakukan di mana saja. Berikut ini beberapa contoh gotong royong yang dapat dilakukan, yaitu:

Dalam lingkungan sekolah.

- Membersihkan kelas bersama-sama.

- Mengerjakan kegiatan kerja bakti seperti membersihkan halaman sekolah bersama-sama.

- Mengerjakan tugas kelompok bersama-sama secara adil.

Dalam lingkungan masyarakat.

- Gotong royong dalam membangun masjid.

- Gotong royong mengerjakan kegiatan pertanian, seperti bertanam dan memanen hasil pertanian.

- Gotong royong saat memperbaiki rumah.

- Kerja bakti membersihkan lingkungan di desa.

- Gotong royong membangun jembatan penghubung antar desa.

(brl/lin)

(brl/lin)