Strategi mitigasi.

Mitigasi adalah dampak bencana, ketahui jenis-jenis dan strateginya © berbagai sumber

foto: Unsplash/Jay Haike

Strategi yang dapat dilakukan agar upaya mitigasi bencana dapat terkoordinir dengan baik adalah sebagai berikut:

1. Pemetaan.

Pemetaan menjadi hal yang terpenting dalam melakukan mitigasi bencana karena sebagai acuan dalam membentuk keputusan antisipasi kejadian bencana. Pemetaan tata ruang wilayah juga perlu dilakukan agar tidak memicu gejala bencana.

2. Pemantauan.

Pemantauan hasil pemetaan tingkat kerawanan bencana pada setiap daerah akan sangat membantu dalam pemantauan dari segi prediksi terjadinya bencana. Hal ini akan memudahkan upaya penyelamatan saat terjadi bencana. Pemantauan juga dapat dilakukan untuk pembangunan struktur agar tetap memerhatikan AMDAL.

3. Penyebaran informasi.

Penyebaran informasi dilakukan dengan cara memberikan poster dan leaflet mengenai tata cara mengenali, mencegah dan penanganan bencana kepada pemerintah kota, kabupaten, kota, dan provinsi di seluruh Indonesia yang rawan bencana. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana geologi di kawasan tertentu.

4. Sosialisasi, penyuluhan, pendidikan.

Sebagian masyarakat mungkin masih ada yang kesulitan dalam mengakses informasi mengenai bencana, sehingga hal ini menjadi tugas para aparat pemerintahan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Selain penyebaran informasi dan penyuluhan, masyarakat juga diberi pelatihan mengenai tata cara pengungsian dan penyelamatan jika terjadi bencana.

5. Peringatan dini.

Peringatan dini dilakukan untuk memberikan berita mengenai hasil pengamatan secara kontinyu atau berkelanjutan di suatu wilayah yang rawan bencana agar masyarakat bisa lebih siaga dan waspada. Peringatan tersebut disosialisasikan kepada masyarakat melalui pemerintah daerah.