×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Kisah SD di Maluku kirim surat soal kelulusan ke ortu siswa, menyentuh

View Image

0

BRILIO » Wow

Kisah SD di Maluku kirim surat soal kelulusan ke ortu siswa, menyentuh

Dalam surat tertulis jika nilai kelulusan tak akan mencabut bakat dan impian siswa.

18 / 06 / 2019 14:40

Brilio.net - Sebuah sekolah dasar di Maluku belakangan menuai perhatian publik. Pasalnya, sekolah yang diketahui yakni SD Islam Al Bina, Masohi, Maluku Tengah ini memberikan surat edaran kepada orangtua siswa jelang pengumuman kelulusan. Tak biasa, surat edaran tersebut berisi imbauan dan pesan agar para orangtua siswa menyikapi hasil ujian anak mereka dengan bijak.

Surat edaran tersebut diunggah oleh laman Facebook SD Islam Al Bina pada Selasa, 11 Juni 2019 lalu. Unggahan surat edaran tersebut pun viral di media sosial karena isinya yang penuh kalimat dukungan untuk setiap siswa.

Unggahan ini telah dibagikan sebanyak 1,8 ribu kali dan mendapat lebih dari 500 like, serta 70 lebih komentar. Banyak warganet yang memuji cara sekolah tersebut mendukung para peserta didiknya yang telah menjalani Ujian Nasional.

Isi surat tersebut mengimbau kepada para wali murid untuk tetap mendukung setiap capaian yang diraih oleh anak-anaknya. Surat tersebut juga memberikan pesan kepada orangtua bahwa setiap anak memiliki kemampuan dan cita-cita yang berbeda-beda. Untuk itu, apapun hasil ujiannya, anak-anak harus tetap didukung agar motivasinya untuk meraih cita-cita tak pudar begitu saja.

surat dari sekolah haru © 2019 facebook

Loading...

foto: Facebook/SD Islam Al Bina Masohi

Terkait surat edaran yang dikirimkan kepada wali murid tersebut, Kepala Sekolah SD Islam Al Bina, Darno Yusuf Mulyono menjelaskan alasannya. Menurutnya, pihak sekolah ingin menyampaikan sesuatu yang berkesan bagi orangtua siswa dalam menyikapi hasil kelulusan anak-anaknya. Dirinya menghendaki para orangtua agar tetap mendukung sang anak apapun hasil yang telah dicapainya.

"Kami di sekolah sadar bahwa dengan latar belakang anak-anak yang beragam sudah pasti hasil yang dicapai juga pastilah tidak akan sama semuanya. Nah, pesan ini yang ingin kami sampaikan ke orangtua agar ketika melihat hasil yg diperoleh anak-anaknya, apapun hasilnya jangan sampai membuat harapan dan motivasi mereka menjadi kecil," ungkap Darno saat dihubungi brilio.net, Selasa (18/6).

surat dari sekolah haru © 2019 facebook

foto: Facebook/SD Islam Al Bina Masohi

Ide untuk membuat surat edaran yang sangat berkesan ini awalnya muncul dari WhatsApp Group para guru. Melalui diskusi dalam forum tersebut, Darno teringat pada surat yang dikirimkan orangtua siswa kepadanya 2-3 tahun lalu. Hal inilah yang membuatnya terinspirasi untuk membuat surat yang sama untuk disebarkan kepada seluruh wali murid.

"Alasan khusus sih tidak ada, cuma ingin menyampaikan pesan kecerdasan majemuk saja kepada orangtua. Nah, lewat diskusi dengan teman-teman guru di WAG (WhatsApp Group) teringatlah surat yang sama yang pernah dikirimkan orangtua siswa ke saya 2 atau 3 tahun lalu dan berharap kami di sekolah juga bisa melakukan hal yang sama. Nah, dari situlah saya berpikir ini sudah momen yang pasnya," terang Darno.

surat dari sekolah haru © 2019 facebook

foto: Facebook/SD Islam Al Bina Masohi

Dengan adanya surat tersebut, Darno juga menyampaikan pesan kepada seluruh orangtua siswa di luar sana untuk bijak menyikapi dinamika proses pendidikan anak, dan tidak menghakimi atau memberikan batasan perihal kesuksesan anak di masa depan. Selain itu, Darno juga berharap agar orangtua tak memvonis anak hanya karena hasil ujian saja, karena yang terpenting menurutnya yakni kebahagiaan anak itu sendiri.

"Pesannya, marilah kita bijak menyikapi semua dinamika proses pendidikan anak-anak kita. Jangan hanya karena kita menganggap bahwa anak kita 'lemah' pada satu mata bidang tertentu akhirnya kita memvonis bahwa anak kita adalah anak yang bodoh," lanjut Darno.

"Yang lebih penting adalah bahwa rata-rata anggapan kita para orang tua, kesuksesan seorang anak itu diukur dengan status sosial yang diperoleh, misalnya dengan menjadi PNS, polisi, tentara atau yang lainnya, padahal belum tentu semua itu kemudian mendatangkan kebahagiaan kelak bagi anak-anak kita," ujarnya. 





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more