×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Kisah Azli Hisyam, pria tertinggi di Malaysia dengan 220 cm

View Image

0

BRILIO » Wow

Kisah Azli Hisyam, pria tertinggi di Malaysia dengan 220 cm

Pernah memecahkan rekor pria tertinggi Malaysia tahun 2014.

24 / 02 / 2019 12:28

Brilio.net - Belakangan ini, nama Mohd Azli Hisyam Abdul Ghafar tengah ramai jadi perbincangan publik. Ya, pria asal Negeri Jiran, Malaysia ini mempunyai tinggi badan yang tak biasa, yakni 2,2 meter atau 220 cm dengan berat 103 kg.

Dilansir dari hmetro.com.my, Minggu (24/2) tahun 2014 Azli pernah memecahkan rekor di The Malaysia Book of Records sebagai 'Tallest Man' di Malaysia dengan ketinggian lebih dari 7 kaki atau mencapai 211 cm. Setelah lima tahun, pertumbuhan tingginya pun tetap mengalami perubahan.

Diakuinya bentuk fisik yang dimilikinya ini merupakan anugerah dari sang pencipta. Namun ia beberapa kali menemukan beberapa kesulitan dalam hidupnya, salah satunya sukar dalam urusan mencari pakaian.

Kisah Azli Hisyam  © 2019 brilio.net

foto: Facebook/Malaysia Book of Records

Loading...

"Memang sukar untuk menjalani kehidupan sebagai orang paling tinggi ini kerana berdepan masalah mencari baju terpakai bersaiz XXXXL selain perlu menempah pakaian dan selipar bersaiz 16. (Sulit untuk menjalani hidup sebagai orang tertinggi di dunia karena masalah menemukan setelan XXXXL ukuran kedua selain harus memesan pakaian dan sandal ukuran 16)," ujarnya.

Menjadi orang mempunyai tubuh yang tinggi tentulah membuat kehidupan Azli tak pernah lepas dari perhatian publik. Misalnya, tak sedikit pula orang yang memintanya untuk berfoto. Akan tetapi anak ketujuh dari delapan bersaudara itu mengaku harus berhati-hati ketika bergerak.

Kisah Azli Hisyam  © 2019 brilio.net

foto: hmetro.com.my

"Nak bergerak pun perlu berhati-hati untuk elakkan kepala terhantuk, malah ketika belajar di Institut Kemahiran Tinggi Bina Negara (IKTBN) Naka, Alor Setar, Kedah, saya perlu menggunakan katil yang dibina khas.

(Mau bergerak harus hati-hati untuk menghindari membenturkan kepala, dan bahkan ketika belajar di Institut Keterampilan Tinggi Nasional (IKTBN) Naka, Alor Setar, Kedah, saya harus menggunakan tempat tidur yang dibangun khusus)," tambahnya.

Kisah Azli Hisyam  © 2019 brilio.net

foto: hmetro.com.my

Diakuinya, perubahan tinggi badannya mulai dirasakannya saat remaja. Dia menceritakan fisiknya mengalami peningkatan 20 cm alias 157 cm di usianya yang baru 14 tahun yang membuatnya berbeda dengan anak-anak sebayanya.

"Sejak hari itu, ketinggian saya naik mendadak hampir setiap hari sehingga semua pakaian ‘mengecil’ dan saya menerima pelbagai gelaran namun tidak kisah asalkan ia tidak keterlaluan. (Sejak hari itu, tinggi badan saya naik hampir setiap hari sehingga semua pakaian 'menyusut' dan saya menerima berbagai gelar tetapi tidak peduli asalkan tidak berlebihan)," tandasnya.

Tahun lalu, pria 25 tahun itu menjalani operasi pengangkatan tumor di saraf hormon di dekat otaknya yag menjadi penyebab pertumbuhan cepat di berbagai bagian tubuhnya.

Kisah Azli Hisyam  © 2019 brilio.net

foto: hmetro.com.my

"Alhamdulillah, saya selamat jalani pembedahan membuang ketumbuhan itu di Hospital Sungai Buloh pada Oktober tahun lalu dah masih lagi menjalani rawatan susulan. Alhamdulillah, saya selamat jalani pembedahan membuang ketumbuhan itu di Hospital Sungai Buloh pada Oktober tahun lalu dah masih lagi menjalani rawatan susulan," tutur pria lulusan IKTBN ini.

Meski demikian, hingga kini ia belum mendapat pekerjaan dan sebatas membantu ayahnya di tokoh. Sebab Azli belum mampu berkerja keras karena fisiknya yang gampang lelah dan tidak boleh berdiri lama.







Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    50%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    50%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more