Brilio.net - Gerakan sujud secara langsung merupakan lambang kerendahan manusia di hadapan Allah SWT. Ketika melaksanakan sujud, ada beberapa anggota tubuh yang menempel tanah atau lantai, yakni kening, hidung, kedua telapak tangan, lutut, dan kaki.

Rasulullah SAW bersabda: "Aku di perintahkan untuk sujud di atas tujuh anggota badan: kening (lalu beliau menunjuk juga pada hidungnya), kedua tangan, kedua lutut, dan kedua kaki." (HR. Bukhari, Muslim).

Doa sujud dari tilawah hingga sahwi freepik.com

foto: freepik.com

Sujud sendiri terdiri dari wajib dan sunnah. Berbeda jenis sujud, berbeda pula bacaan doanya. Berikut penjelasannya yang dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Jumat (7/5).

Doa sujud dalam sholat.

Sujud ini merupakan wajib, karena dilakukan ketika mengerjakan sholat lima waktu. Adapun doa sujud yang dilafalkan dalam sholat terdapat tiga jenis.

Di antaranya yakni sebagai berikut:

- Subhaana Robbiyal A’laa (tiga kali)

Artinya: "Maha Suci Robb-ku yang Maha Tinggi"

- Subhaana Robbiyal A’laa Wa Bihamdih (tiga kali)

Artinya: "Maha Suci Robb-ku Yang Maha Tinggi, dan memujilah aku kepada-Nya."

- Subhaanakallahumma Robbanaa Wa Bihamdika, Allahummaghfir Lii

Artinya: "Maha Suci Engkau Ya Allah, Wahai Rabb kami, dan dengan memuji-Mu, Ya Allah, berilah ampunan untukku."

Doa sujud terakhir.

Syekh Abdul Azin bin Baaz menuturkan, terdapat tiga bacaan doa sujud terakhir yang dapat dilafalkan saat sholat. Di antaranya yakni merupakan doa meminta kematian yang baik, taubatan nasuha, serta mempertahankan iman.

- Allahumma inni as’aluka husnal khotimah

Artinya: "Ya Allah, aku meminta kepada-Mu husnul khotimah."

- Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut.

Artinya: "Ya Allah, berilah aku rezeki tabuat nasuha (sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat."

- Allahumma yaa muqobillal quluub tsabbit qolbi ‘ala diinika,

Artinya: "Ya Allah wahai sang pembolak-balik hati, tetapkanlah hatiku pada agam-Mu."

Doa sujud tilawah.

Sujud tilawah dilakukan ketika umat muslim mendengarkan atau membaca penggalan ayat Sajdah yang berasal dari kitab suci Alquran. Tujuan dari sujud ini hampir sama dengan sujud lainnya, yakni berserah diri dan merendah kepada Allah SWT. Berikut bacaannya:

Sajada Wajhiya Lilladzii Khalaqahuu Wa Shawwarahuu Wa Syaqqa Samahu Wa Basharahuu Tabaarakallaahu Ahsanul Khaliqiin

Artinya: "Aku bersujud kepada Dzat (Allah swt.) yang telah menciptakanku dan membentukku dan yang telah membukakan pendengaranku dan penglihatanku dengan kekuasaan dan kekuatan-Nya. Maha Yang Memberkahi Allah Dzat Yang Maha Sebaik-Baiknya Pencipta."

Doa sujud sahwi.

Sahwi merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti lalai atau lupa. Sujud ini dilakukan ketika seseorang merasa ragu terhadap beberapa gerakan salat yang ditunaikannya. Berikut bacaannya:

Subhaana man laa yanaamu wa laa yashuu

Artinya: "MahaSuci Allah Dzat Yang Tidak Tidur dan Dzat Yang Tidak Lupa."

Doa sujud syukur.

Sujud ini umum dilakukan seorang muslim ketika mereka medapatkan karunia dari Allah SWT. Berikut bacaannya:

Sajada Wajhi Lillazi Kholaqahu Washowwarahu Wasyaqqa Samahu Wabashorahu Bi Haulihi Wa Quwwatihi Fatabaarakallaahu Ahsanul Kholiqina

Artinya: "Aku sujudkan wajahku kepada yang menciptakannya, membentuk rupanya, dan membuka pendengaran serta penglihatan. Maha Suci Allah sebaik-baik Pencipta."

Keutamaan sujud.

Ada banyak keutamaan sujud bagi umat muslim. Abu Hurairah RA berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, "Keadaan seorang hamba paling dekat dengan Rabb nya adalah ketika ia sedang bersujud, maka perbanyaklah berdoa saat itu." (HR. Muslim, no. 482).

Rasulullah pun menganjurkan untuk memperbanyak doa di kala sujud. Saat melakukan sujud, kemungkinan besar doa akan mudah dikabulkan oleh Allah SWT, jika disampaikan dengan sungguh-sungguh. Ibnu ‘Abbas ra mengatakan, Rasulullah SAW pernah bersabda:

"Adapun ketika rukuk, maka agungkanlah Allah. Sedangkan ketika sujud, maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa, maka doa tersebut pasti dikabulkan untuk kalian." (HR. Muslim, no. 479).

Manfaat sujud bagi kesehatan

1. Melancarkan aliran oksigen.

Gerakan sujud dapat melancarkan oksigen karena saat sujud posisi jantung berada di atas otak sehingga darah bisa mengalir lebih baik sekaligus melancarkan oksigen dan akan meningkatkan fungsi dari miliaran sel saraf dalam tubuh seseorang.

2. Meningkatkan kerja otak.

Dengan posisi jantung berada di atas otak saat sujud, sehingga darah bisa mengalir lebih baik akan membuat pembuluh darah di otak semakin lancar mendapat pasokan oksigen, sehingga berbagai sel pada otak bisa berfungsi lebih baik.

3. Menghilangkan sakit kepala.

Karena pasokan oksigen yang cukup dalam otak, saat sujud dapat menghilangkan atau mencegah pusing serta migrain, mempertajam akal dan pikiran sekaligus meningkatkan mental seseorang. Selain itu, pembuluh darah halus yang ada di otak juga akan mengalami tekanan berlebih sehingga bisa mencegah stroke.

4. Mengatasi insomnia.

Kesulitan tidur atau insomnia bisa terjadi karena aliran darah yang kurang lancar dalam tubuh dan juga stres berlebihan. Gerakan sujud sangat bermanfaat melancarkan peredaran darah dalam tubuh sehingga akhirnya bisa tidur lebih lelap, sekaligus menjadi cara menghilangkan stres menurut pandangan Islam.

5. Melancarkan aliran getah bening.

Saat melakukan sujud, bagian dahi, hidung, lutut, kedua telapak tangan dan juga ujung kaki berada sejajar dengan tanah atau bumi. Gravitasi bumi tersebut akan berguna untuk melancarkan aliran getah bening ke beberapa bagian tubuh seperti ketiak, leher serta kepala seseorang.

6. Memperbaiki produksi kelenjar susu.

Saat sedang sujud, maka beban tubuh bagian atas akan bertumpu pada lengan sampai telapak tangan dan ini membuat otot area dada mengalami kontraksi, sehingga kelenjar air susu pada wanita menyusui dapat diperbaiki dan ASI yang dihasilkan pun semakin banyak.

7. Melancarkan pencernaan.

Ketika melakukan sujud, maka kedua lutut akan ditekuk dan ini sangat berguna untuk mengatasi kejang atau kram otot yang terjadi pada kedua lutut. Selain itu, membungkukkan badan lalu meletakkan dahi di atas tanah merupakan cara yang baik untuk melancarkan pencernaan pada perut.

8. Melancarkan pernapasan.

Saat sujud, abnormal fetra akan semakin menekan area diafragma. Hal ini menyebabkan diafragma dapat mengeluarkan udara yang tersisa pada paru paru, sehingga manusia bisa bernapas lebih baik sekaligus menyehatkan organ paru paru.

9. Mencegah penyakit wasir.

Sujud membuat badan kita menungging lalu meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki dan dahi pada posisi sejajar di atas tanah atau sajadah. Hal ini berguna untuk mencegah seorang Muslim terkena penyakit wasir.

10. Menguatkan otot-otot tubuh.

Saat ingin berdiri dari sujud, maka area betis mengalami tekanan, sehingga otot betis juga semakin tertekan. Otot betis yang dalam bahasa medis dinamakan peripheral heart ini akan memompa darah secara lancar ke seluruh bagian tubuh bawah.

Selain itu, sujud juga sangat baik untuk menggerakkan beberapa otot pada tubuh seperti otot bahu, leher, dada, perut serta punggung. Pergerakan dari otot ini akan membangun otot semakin kuat dan juga elastis sekaligus melancarkan peredaran darah.

(brl/pep)