Brilio.net - Siapa sih yang nggak pernah sedih? Pastinya setiap orang pernah merasakan perasaan ini. Pasalnya sudah menjadi hal yang normal dan lumrah jika manusia merasakan perasaan sedih. Munculnya perasaan sedih ini pun pada setiap orang juga dilatarbelakangi oleh faktor yang berbeda-beda. Misalnya, ketika melihat sesuatu yang menyayat hati, kamu pasti akan ikut merasa sedih. Bahkan ketika kamu memiliki cobaan atau masalah yang cukup berat, kehilangan orang yang dicintai, merasa sedih adalah wajar.

Suasana hati seorang manusia mudah berubah-ubah kadang merasa tenang, senang, gembira dan yang lainnya karena mendapatkan sesuatu hal yang baik atau positif. Tapi terkadang rasa sedih, kerap muncul tanpa diketahui penyebabnya. Hal ini pun membuat hati menjadi resah, gelisah dan tidak tenang. Apalagi jika masalah yang dihadapi tidak kunjung berakhir, hati akan terus merasa tidak tenang.

Berdoa memohon kepada Allah menjadi solusi untuk semua masalah yang tengah dihadapi. Dengan begitu kita dapat diberikan ketenangan dalam diri serta dihilangkan dari kegelisahan dan mendapatkan kemudahan. Berikut bacaan doa ketenangan hati agar tidak sedih dalam hati.

Doa ketenangan hati agar tidak sedih.

"Allahumma inni as aluka nafsaan bika muthma-innah, tu’minu biliqoo-ika’ watardhoo bi qodhooika wataqna’u bi’athooika."

Loading...

Artinya:

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang merasa tenang kepada-Mu, yang yakin akan bertemu denganMu, yang ridho dengan ketetapan-Mu, dan yang merasa cukup dengan pemberian-Mu.”

Selain membuat hati yang gelisah menjadi tenang, berdoa juga bisa membuat kita menemukan jalan untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.

Doa agar hati tenang tidak gelisah.

"Allahumma Inni a'udzubika minal hammi wal huzni, wal ajzi, wal kasali, wal bukhli, wal jubni, wal dhola'id daini, wa gholabatir rijali."

Artinya:

"Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih serta duka cita ataupun kecemasan, dari rasa lemah serta kelemahan, dari kebakhilan serta sifat pengecut, dan beban hutang serta tekanan orang-orang (jahat)."

Selain membaca doa di atas alangkah baiknya dibarengi dengan mengerjakan amalan-amalan lainnya seperti berdzikir, membaca ayat suci Al-Qur'an, mengerjakan shalat sunnah. Agar kita selalu mengingat Allah SWT.

Doa agar diberi kemudahan dan ketenangan hati.

Ketika menghadapi masalah yang sulit tentu hati tak tenang dan merasa sedih. Bahkan terkadang pikiran kita pun menjadi buntu untuk mencari jalan keluar. Nah jika kamu menghadapi ini, bacalah doa berikut.

"Robbanaa aatinaa minladunka rohmataw wahayya lanaa min amrinaa rosyada."

Artinya:

"Wahai Tuhan kamu berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami."

Doa diberi kemudahan dalam menghadapi masalah.

Saat menjalani cobaan, disitulah kita kadang mengalami kesulitan untuk mengatasinya. Namun perlu kita ingat bahwa tidak ada cobaan yang tidak bisa kita lewati. Sebab Allah tidak akan membebankan kesulitan di luar kemampuan hamba-nya. Hanya saja terkadang kita belum menemukan solusi atau jalan keluarnya.

"Allahumma la sahla illa ma ja’altahu sahla, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahla."

Artinya:

"Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah."

Doa menolak keburukan dan bahaya.

Tak ada yang tahu kapan keburukan dan bahaya terjadi. Bisa saja muncul mendadak dan tak pernah bisa diantisipasi. Tentu, dua hal di atas membawa banyak kerugian. Baik materi maupun batin yang tidak pernah kita inginkan. untuk menolaknya , dianjurkan untuk membaca doa berikut.

"Bismillahir rahmanir rahim. Ilahi kaifa ad'uka wa ana ana, wa kaifa aqtho'u rajai wa anta anta ilahi, falaqtal bahra li musa 'alaihis salam wa najjaitahu minal gharaqi rabbi najjini mimma ana fihi rabbi hab li farjan wa makhrajan birahmatika ya arhamar rahimin."

Artinya:

"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Tuhanku, bagaimana aku memohon kepada-Mu sementara aku adalah aku, dan bagaimana aku memutus harapanku sementara Engkau adalah Tuhanku. Engkau belah lautan untuk Nabi Musa (keselamatan atasnya) dan Engkau selamatkan dia dari tenggelam. Wahai Tuhanku, selamatkan aku dari apa yang sedang aku ada di dalamnya. Wahai Tuhanku, berilah aku kemudahan dan jalan keluar dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih di antara para pengasih."