Brilio.net - Sebuah pesan bisa tersampaikan dengan baik apabila disampaikan dengan tepat. Melalui pilihan kata yang menarik juga bisa semakin menghidupkan makna pesan yang disampaikan. Tak perlu menggunakan kata-kata terlalu panjang untuk memberikan penjelasan. Pesan dengan kata yang singkat, malah sebenarnya lebih mudah melahirkan makna yang lebih dalam.
 
Kalau kamu ingin belajar menyampaikan pesan yang singkat namun bermakna, sepertinya Dee Lestari adalah pilihan yang tepat sebagai inspirator. Sebab penulis bernama asli Dewi Lestari ini sudah melahirkan banyak karya tulis yang hampir selalu booming.

Sebagian besar tulisannya yang menyampaikan tentang makna kehidupan dan juga tentang cinta banyak digemari pembaca. Tak heran hal ini bisa terjadi, tulisan manis Dee Lestari selalu disampaikan secara jelas dan bermakna.
 
Supernova, Filosofi Kopi, Perahu Kertas, dan Rectoverso, adalah beberapa bukti kesuksesan Dee Lestari dalam dunia penulisan. Bahkan wanita kelahiran Bandung ini juga sukses menyabet beberapa penghargaan seperti, Karya Sastra Terbaik, 5 Besar Khatulistiwa Literary Award, dan Anugerah Pembaca Indonesia 2015 untuk kategori 'Buku Fiksi Terfavorit'.
 
Untuk kamu yang penasaran, berikut 40 kata-kata quote Dee Lestari tentang cinta yang maknanya dalam dan menyentuh banget, seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Kamis (16/1).
 
 
Quote Dee Lestari tentang pasangan.

foto: Instagram/@lembayung_kata



1. "Cinta yang sudah dipilih sebaiknya diikuti di setiap langkah kaki, merekatkan jemari, dan berjalanlah kalian bergandengan… karena cinta adalah mengalami"
2. "Langit begitu hitam sampai batasnya dengan Bumi hilang. Akibatnya, bintang dan lampu kota bersatu, seolah-olah berada di satu bidang. Indah, kan?"
3. "Saat pasir tempatmu berpijak pergi ditelan ombak, akulah lautan yang memeluk pantaimu erat."
4. "Melukiskanmu saat senja. Memanggil namamu ke ujung dunia. Tiada yang lebih pilu. Tiada yang menjawabku. Selain hatiku dan ombak berderu."
5. "Jingga di bahumu. Malam di depanmu. Dan bulan siaga sinari langkahmu. Teruslah berjalan. Teruslah melangkah. Kutahu kau tahu. Aku ada."
6. "Aku sampai di bagian bahwa aku telah jatuh cinta."
7. "Keheningan seakan memiliki jantung. Denyutnya terasa satu-satu, membawa apa yang tak terucap. Sejenak berayun di udara, lalu bagaikan gelombang air bisikan itu mengalir, sampai akhirnya berlabuh di hati."
8. "Setelah kita mencoba hidup 24 jam x 7 hari dengan seseorang dan tidak merasa bosan, maka orang itu bisa kita nikahi."
9. "Sekejap bersamamu menjadi tujuan peraduanku, sekali mengenalimu menjadi tujuan hidupku."
10. "Cinta yang sudah dipilih sebaiknya diikuti di setiap langkah kaki, merekatkan jemari dan berjalanlah kalian bergandengan, karena cinta adalah mengalami."
11."Asmara. Tidak bisa dipahami, cuma bisa dirasakan akibatnya."
12. "Dirinya bukan malaikat yang tahu siapa mencintai siapa dan untuk berapa lama."
13. "Cinta butuh dipelihara. Bahwa di dalam sepak terjangnya yang serba-mengejutkan, cinta ternyata masih butuh mekanisme agar mampu bertahan."

Loading...
2 dari 3 halaman


 
Quote Dee Lestari tentang kegalauan.

foto: Instagram/@deelestari


 
14. "Tak ada yang lebih menyakitkan dari kepedihan yang tak bisa ditangiskan."
15."Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam, memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujur tetapi penuh rahasia. Kamu, tidak terkecuali."
16. "Dalam diammu, aku mendengar banyak suara. Diammu berkata-kata."
17. "Saya adalah orang yang paling bersedih, karena saya mengetahui apa yang tak sanggup saya miliki."
18. "Nasi bisa dibeli, tapi rasa percaya? Seluruh uang di dunia ini tidak cukup membelinya."
19. "Betapa ironisnya realitas saat harus bersanding dengan dunia dongeng."
20. "Alam hati saya tidak mungkin dimengerti siapa-siapa."
21. "Buat apa dia kembali? Buat apa muncul sejenak lalu menghilang lagi nanti?"
22. "Seindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkan ia dimengerti jika tak ada spasi? Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan saling menyayangi bila ada ruang?"
23. "Kita tidak bisa menyamakan kopi dengan air tebu. Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan."
24. "Aku hanya si penunggu yang beruntung."

3 dari 3 halaman


 
Quote Dee Lestari tentang kehidupan.

foto: Instagram/@deelestari


 
25. "Berat hati kuakui, kesusahan, kegembiraan, ketika keduanya lewat bersamaan tanpa permisi, maka sensasinya sama."
26. "Walau tak ada yang sempurna, hidup ini indah apa adanya."
27. "Saya percaya setiap manusia dapat mewujudkan surga, neraka, berlaku seperti malaikat, dan menjadi iblis itu sendiri."
28. "Bila engkau ingin satu, maka jangan ambil dua. karena satu menggenapkan tapi, 2 melenyapkan."
29. "Banyak hal yang nggak perlu kedengeran bunyinya, tapi kelihatan dari tindakannya."
30. "Melalui firasat kita belajar menerima diri, dan berdamai dengan hidup ini"
31. "Ternyata hidup tidak membiarkan satu orang pun lolos untuk cuma jadi penonton. Semua harus mencicipi ombak."
32. "Setiap pertanyaan selalu berpasangan dengan jawaban. Untuk keduanya bertemu, yang dibutuhkan hanya waktu."
33. "Tidak ada seorang pun mampu melengkapi apa yang sudah utuh. dan Tidak ada sesuatu pun dapat mengisi apa yang sudah penuh."
34. "Menertawakan hidup. Tak ada lagi momen yang lebih menyenangkan. Salah satu kapabilitas agung milik manusia dari Sang Penciptanya yang Maha Humoris."
35. "Membaca adalah guru terbaik dalam hidup ku, karena dengan membaca aku mengerti banyak hal dan dengan membaca aku mampu melihat sisi lain dari dunia ini."
36. "Rumah adalah tempat di mana sesungguhnya kamu dibutuhkan."
37. "Kalau dirawat dengan benar, banyak hal di dunia ini yang makin tua makin berharga. Makin hidup dan malah makin enak."
38. "Di lingkungan gurun yg serba serupa, untuk apa lagi menjadi kaktus. sekalipun hijau warnamu, engkau tersebar di mana-mana. tak ada yg menangis rindu jika kau mati layu"
39. "Persahabatan memang obat sakit nomor satu."
40. "Adakalanya kesendirian menjadi hadiah ulang tahun yang terbaik. Keheningan menghadirkan pemikiran yang bergerak ke dalam, menembus rahasia terciptanya waktu"