Brilio.net - Memilih nama bayi memang merupakan momen yang sangat penting. Pasalnya, nama adalah harapan dan doa bagi sang buah hati kelak. Karena itu, para orangtua pun mempersiapkan nama bagi sang buah hati dari jauh-jauh hari.

Memilih nama untuk sang buah hati tercinta tidak boleh dilakukan sembarangan. Sebab, nama akan menjadi identitas sepanjang hayat.

Tapi, kamu juga tidak perlu bingung dalam memilih nama anak. Ada banyak referensi nama yang bisa kamu pilih.

Jika kamu ingin nama khas, kamu bisa memilih nama khas dari daerah. Misalnya, Jawa, Sunda, maupun suku lainnya.

Berikut ini adalah 100 nama anak laki-laki Sunda yang bisa kamu pilih, yang brilio.net lansir dari berbagai sumber, Jumat (27/12).

Loading...

1. Aa: kakak laki-laki

2. Aam: bentuk pendek dari nama yang berawalan Am- seperti nama Amin

3. Aang: yang tersayang

4. Ace: berasal dari kata kasep atau tampan

5. Aceng: anak laki-laki

6. Aceng: berasal dari kata kasep atau tampan

7. Adang: bentuk lain dari nama Agan (juragan, bangsawan)

8. Ade: adik

9. Adeng: juragan, bangsawan (bentuk lain dari Adang)

10. Adun: elok

11. Aep: berasal dari kata kasep (tampan)

12. Agah: bentuk lain dari nama Agan (juragan, bangsawan)

13. Agan: berasal dari kata juragan (majikan, bangsawan)

14. Ageng: anak laki-laki (Aceng, Ajang)

15. Agus: bagus; lahir di bulan Agustus

16. Ahmad: terpuji

17. Ajang: anak laki-laki

18. Ajat: berderajat tinggi

19. Amar: yang ramai

20. Amat: rahmat

21. Amin: benar

22. Amir: pemimpin

23. Ammaar: Yang ramai (Amar)

24. Anang: Suka keindahan

25. Aqan: Bangsawan

26. Asep: Tampan

27. Asta: Bumi

28. Astrajingga: (bentuk lain dari Cepot) tokoh wayang anak tertua Semar

29. Atang: bentuk lain dari nama Agan (juragan, bangsawan)

30. Atep: berasal dari kata kasep (tampan)

31. Atong: Juragan, bangsawan (bentuk lain dari Atang)

32. Bagja: Sugema (Bahagia Lahir dan batin) (Subagja)

33. Bagong: (bentuk lain dari Cepot) tokoh wayang anak tertua Semar

34. Barna: berasal dari nama Sobarna (penyabar)

35. Bayu : angin

36. Botak: tidak berambut

37. Cahya: cahaya

38. Cece : anak laki-laki

39. Ceceng: berasal dari kata Kasep (tampan)

40. Cecep: anak laki-laki

41. Cecep: berasal dari kata kasep (tampan)

42. Cepot: tokoh wayang, anak tertua Semar (Astrajingga, Bagong)

43. Cucu: bentuk kesayangan untuk Incu (cucu)

44. Dadan: berasal dari kata Adzan (panggilan)

45. Dadang: bangsawan, juragan (bentuk lain dari nama Adang)

46. Dana : kaya

47. Dani : baik

48. Dawala: tokoh wayang (petruk), sabar, setia, penurut

49. Dayat: hidayah

50. Deden: berasal dari kata Raden (bangsawan)

51. Dedeng: berasal dari kata Raden (bangsawan)

52. Dedi : pengorbanan

53. Dewata: dewa-dewi

54. Dewawarman: gelar untuk raja Salakanagara

55. Dian: cahaya, pelita

56. Didin: agama (berasal dari nama yang berakhiran -din)

57. Djaka: jejaka (bentuk lain dari Jaka)

58. Durahman: pengasih

59. Ece: berasal dari kata kasep (tampan)

60. Edi: indah

61. Eep: berasal dari kata kasep (tampan)

62. Elan: bentuk kesayangan dari nama yang berakhiran -lan seperti Dahlan (pembawa berita)

63. Empep: berasal dari kata kasep (tampan)

64. Ence: berasal dari kata kasep (tampan)

65. Encep: laki-laki

66. Endang: bentuk lain dari Dadang

67. Endeung: hitam

68. Engkos: bentuk lain dari nama Engkus

69. Engkus: berasal dari nama yang berawalan -kus (harum)

70. Enjang: bentuk lain dari nama Ujang (bujang, anak laki-laki)

71. Entang: bentuk lain dari nama Tatang (juragan)

72. Galih : inti, hati

73. Gandana: harum

74. Ganjar: pemberian, hadiah

75. Gareng: tokoh wayang, berhati-hati, tidak mengambil hak orang lain

76. Gembira: gembira (Gumbira)

77. Gilang: cahaya

78. Ginanjar: pemberian, hadiah

79. Gugum: berasal dari nama Gumbira (gembira)

80. Gugun: berasal dari nama Gunawan (orang yang berguna)

81. Gugun: asal nama Gunawan, orang yang berguna

82. Gumbira: gembira

83. Gumelar: kehormatan

84. Gun-gun: orang yang berguna (bentuk lain dari Gugun)

85. Guna: orang yang berguna (berasal dari Gunawan) (Gugun)

86. Hamdan: terpuji

87. Hardi: gunung

88. Harisdarma: nama lain dari Sanjaya (Nama Raja Galuh yang menguasai seluruh Jawa)

89. Harja: ramai

90. Harsana: gembira

91. Hendra: petuah dewa

92. Henhen: bentuk pendek dari nama Hendra

93. Idang : diambil dari nama Kidang (kijang)

94. Idi: diambil dari nama Saidi (bahagia)

95. Idih: bentuk lain dari nama Idi (bahagia)

96. Ihin: bentuk pendek dari nama Solihin (saleh)

97. Ijang: bentuk lain dari nama Ujang (anak laki-laki)

98. Indra: lembut (diambil dari nama Dewa Indra)

99. Jajang: bentuk lain dari nama Ujang (anak laki-laki)

100. Jaka: diambil dari kata Jajaka (jejaka)

Reporter: Hameda Rachma