Brilio.net - Haryanto (52) mungkin bisa disebut sebagai suporter paling setia bulutangkis Indonesia. Bagaimana tidak, ia sudah 36 tahun melanglang buana hanya untuk mendukung tim bulutangkis Indonesia ketika bermain. Gilanya lagi, semua itu ia lakukan dengan biaya sendiri.

Saat tampil mendukung Haryanto biasanya tampil khas dengan busana bernuansa merah putih plus peci. Tak lupa juga bendera Indonesia selalu di genggamannya ketika bersorai-sorai dari bangku penonton.

haryanto dukung bulutangkis indonesia © 2016 brilio.net

Pria yang kini memiliki penghasilan dari usaha kecil-kecilan di Malaysia ini, sudah menyambangi hampir seluruh negara di Asia serta dua kali ke Eropa. Saat ditanya apa alasannya selalu mendukung Indonesia, jawabannya sungguh sederhana.

"Saya jadi suporter ini yang pertama demi negara, yang kedua demi bangsa Indonesia, yang ketiga baru karena saya cinta bulutangkis," katanya seperti dikutip dari laman resmi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Sabtu (11/6).

Loading...

haryanto dukung bulutangkis indonesia © 2016 brilio.net

Selama puluhan tahun jadi suporter setia, Haryanto sudah punya banyak pengalaman menyenangkan bahkan menyedihkan. Mulai dari diusir pihak keamanan stadion, sampai dihina dan dimaki-maki oleh supporter negara lain.

Bahkan saat mendukung tim Indonesia di Piala Thomas 2016 yang berlangsung di Kunshan, Tiongkok, ia sempat tidur di pelataran toko karena tidak bisa menuju penginapan lantaran tidak ada supir taksi yang bisa diajak berkomunikasi bahasa Inggris.

Kesetiaan Haryanto terhadap bulutangkis tanah air akhirnya berbuah manis. Beberapa waktu yang lalu, PBSI memberikan penghargaan atas kesetiaan pria yang mengidolakan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan ini.

"Kita harus mencontoh semangat pak Haryanto. Walaupun Indonesia sedang berhadapan dengan lawan yang sulit dikalahkan, namun ia tetap optimis dan mendukung atlet Indonesia. Banyak yang meneriaki dia, buat apa didukung, sudah pasti pemain Indonesia kalah. Atlet juga harus punya semangat seperti itu, siapapun lawannya, harus optimis dan yakin," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rexy Mainaky.