Brilio.net - Pandemi corona menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Indonesia. Penyebaran virus corona berdampak pada berbagai bidang. Permasalahan tersebut memunculkan solidaritas dari kalangan masyarakat untuk saling meringankan beban.

Yayasan Peduli Amal Peduli Kasih (YPP) di bawah naungan PT ELANG MAHKOTA TEKNOLOGI, Tbk (EMTEK) per Kamis (23/4) berhasil menghimpun donasi dari penonton SCTV dan Indosiar, serta pengguna Bukalapak. Donasi terkumpul sebanyak Rp 10.422.591.167

Sejak pertengahan Maret, EMTEK Peduli Corona telah menyalurkan ragam bantuan medis ke berbagai rumah sakit dan masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat wabah Covid-19.

EMTEK Peduli Corona telah menyalurkan bantuan ke penjuru Indonesia, salah satunya kota pahlawan, Surabaya. Sebanyak 1.500 paket sembako senilai Rp 150.000.000 diserahkan kepada Wali KOta Surabaya, Ibu Tri Rismaharini. Selama proses penyerahan bantuan, protokol kesehatan dan keselamatan yang diterapkan pemerintah tetap dilakukan. Mulai dari physical distancing dan selalu menggunakan masker dan hand sanitizer.

Selain Surabaya, EMTEK Peduli Corona juga mengantarkan 100 paket sembako dan 24 liter disinfektan beserta alat semprotnya. Bantuan diserahkan pada Kamis (23/4) di RW 08 Kp Jati, Jatimulya Bekasi yang dihuni 1.800 kepala keluarga.

Loading...

Menurut penuturan pengurus RW setempat, sebagian besar warga memiliki mata pencaharian sebagai buruh harian seperti ojek online, buruh pabrik, buruh cuci, buruh pabrik, tukang bangunan, dan lain-lain. Sementara itu, bantuan disinfektan dan alat semprot digunakan untuk menyemprotkan fasilitas umum dan musala sekitar.

Kelurahan Curug, Bogor Barat juga menjadi wilayah distribusi EMTEK Peduli Corona. Sejumlah 150 paket sembako telah disalurkan kepada masyarakat Kelurahan Curug, Bogor Barat. Sebagian pendistribusian paket sembako diserahkan kepada Lembaga Pemberdayaan Masyarakat.

EMTEK Peduli Corona akan merencanakan penyaluran bantuan sebanyak 10.000 paket sembako. Bantuan tersebut akan diterima langsung Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara yang bertempat di Kantor Kementerian Sosial pada Jumat (24/4).