Brilio.net - Pandemi Corona atau Covid-19 telah melanda berbagai negara termasuk Indonesia. Virus ini tentu masih menjadi masalah dunia yang terus dipecahkan. Bahkan virus Corona ini semakin banyak merenggut korban jiwa. Tercatat pada Rabu (25/3) pemerintah Indonesia mengumumkan jika kasus pasien positif Corona ada sebanyak 790 orang.

Dari data itu, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga mengalami lonjakan pasien positif virus Corona pada Rabu (25/3). Lonjakan pasien positif virus Corona ini mencapai tiga kali lipat dari hari sebelumnya.

Sebelumnya dari data Pemda DIY, Selasa (24/3) di DIY ada enam orang pasien positif virus Corona. Di hari Rabu (25/3), jumlah pasien positif virus Corona naik menjadi 18 pasien.

Dari 18 orang pasien positif virus Corona, satu orang pasien dinyatakan sembuh. Sedangkan tiga pasien dinyatakan meninggal dunia. Sisanya masih menjalani perawatan di RS.

Loading...

Menanggapi lonjakan pasien positif virus Corona, Kepala Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menyebut jika terjadinya kenaikan jumlah pasien ini disebabkan sempat terjadinya penumpukan hasil uji lab. Sehingga hasil uji lab selama beberapa hari yang lalu keluar bersamaan pada Rabu (25/3).

"Lonjakan pasien positif virus Corona merupakan akumulasi uji lab sebelumnya yang belum keluar. Seperti diketahui oleh teman-teman bahwa BBTKLPP (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit) sempat mengalami kekosongan primer yang menjadi salah satu bahan baku uji PCR (Polymerase Chain Reaction)," ujar Ditya seperti dikutip brilio.net dari merdeka.com pada Kamis (26/3).

Ditya menuturkan jika lonjakan pasien positif virus Corona ini tak hanya terjadi di DIY saja. Di Jawa Tengah pun lonjakan pasien positif Corona juga terjadi.

"Jika dilihat dari jumlah lonjakan yang tinggi antara DIY dan Jateng, dapat ditarik kesimpulan yang sama. Karena dua-duanya dihitung oleh BBTKLPP Yogyakarta," tutur Ditya.

Kepala BBTKLPP Yogyakarta, Irene merinci tambahan 12 pasien positif virus Corona di DIY ini merupakan akumulasi hasil uji lab 12 pasien positif Corona dari 18-21 Maret yang diumumkan pada Rabu (25/3).

"Ini hasil akumulasi uji lab," tutur Irene.