Brilio.net - Pemerintah Indonesia mengumumkan dua orang WNI terjangkit Corona atau Covid-19, Senin (2/3) lalu. Hal ini membuat Indonesia masuk daftar negara yang positif terjangkit wabah dari Wuhan, China. Kedua pasien yang terjangkit Corona itu langsung diisolasi di Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso. Tak hanya itu pemerintah pun kemudian mulai memperketat dan memeriksa spesimen terkait virus mematikan ini.

Juru Bicara Indonesia untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sekitar 446 spesimen terkait virus corona atau Covid-19. Secara akumulatif, dari jumlah tersebut ada 2 yang positif dan 10 spesimen yang masih didalami.

"Totalnya ada 446. Dari total itu, hasilnya ada 2 yang positif, kasus 1 dan kasus 2, ada 10 yang kita dalami terus," kata dia di Kementerian Kesehatan, Jakarta, yang brilio.net kutip dari merdeka.com.

Rincian sumber spesimen, kata dia, sebanyak 168 spesimen berasal dari 48 RS di 23 provinsi. Dari hasil pemeriksaan, 157 negatif, sementara 9 masih didalami lagi. Ada juga 11 spesimen dari hasil tracing contact kluster Bali. Hasilnya semua negatif Covid-19.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

spesimen positif Corona © 2020  merdeka.com

"Untuk cluster Bali, itu yang turis dari Jepang. Kita masih ingat turis dari Jepang yang tanggal 15-19 ada di Bali, sudah kita lakukan tracking selesai. Kita sudah mendapatkan," ungkapnya.

"Kita curigai 11 close contact di Bali dan sudah kita lakukan pengambilan spesimen. Dan juga dilakukan pemantauan ketat ke mereka. Alhamdulillah 11 negatif untuk cluster Bali," lanjut dia.

Sementara untuk spesimen 188 ABK Kapal Dream World sudah diperiksa semua dan hasilnya negatif. "Kemudian untuk yang kapal, saya pikir yang clear dream world negatif semua. Tidak ada masalah," jelas Yuri.

Sementara untuk ABK kapal Diamond Princess berjumlah yang berjumlah 69 spesimen sudah diperiksa. Hasilnya 68 negatif dan 1 yang masih didalami.

Sementara untuk 9 WNI di Jepang yang berstatus positif Covid-19, lanjut dia, sudah ada 2 yang dinyatakan sembuh. "Kan sudah 1 negatif 2 kali dinyatakan sembuh. Kemudian 1 orang saat ini sudah keluar dari RS ada di hotel. Besok terbang menuju Jakarta. Akan kita lakukan observasi akan cari tempat," terang dia.

(brl/red)