Brilio.net - Sidang lanjutan perkara penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaya Purnama Ahok kembali dilaksanakan. Kali ini sidang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian. Sebanyak 2.500 personel dikerahkan untuk menjaga keamanan saat sidang Ahok berlangsung.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan mengatakan, polisi telah menyiapkan empat ring pengamanan dalam mengamankan sidang dugaan kasus penistaan agama tersebut. Ring pertama di ruangan sidang, ring kedua di pelataran Kementan, ring ketiga di jalanan, dan ring keempat di seputaran Kementan.

"Kami kerahkan 2.500 personel, itu juga yang insert di yah. Kemudian kita membuat ring satu sampai ring empat," ujarnya di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (3/1).

Menurutnya, ring empat petugas akan mengurai kemacetan dan merekayasa lalu lintas. Ring tiga, petugas akan menormalisasi lalu lintas dan mengatur pengamanan tertutup dan pengamanan terbuka.

Ring dua petugas menyiapkan semua kegiatan di dalam ruang sidang, dan ring satu petugas pengamanan dalam (Pamdal) petugas mempersiapkan sidang.

Loading...

Selanjutnya, polisi menempatkan pendukung Ahok di depan Kementerian Pertanian di jalan RM Harsono, sementara yang kontra dengan Ahok ditempatkan di samping Kementerian Pertanian di jalan TB Simatupang.

Sementara itu, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana, terus mengimbau kepada para massa yang berunjuk rasa agar tetap tertib. "Yang jelas penyekatan sterilisasi kita buat sedemikian rupa untuk mencegah agar tidak konflik," ujarnya.

Hingga saat ini orasi masih terus dilakukan oleh kedua belah pihak. Menurut Suntana, kegiatan seperti sangat sensitif karena disinyalir akan ada yang yang terprovokasi. "Kalau keduanya orasi, akan menimbulkan situasi yang cukup panas. Maka dari situ peran polisi dan masyarakat supaya menenangkan kelompoknya supaya tidak saling terprovokasi" jelasnya.

Namun demikian, bila hal itu terjadi, pihak kepolisian akan membubarkan massa demonstran. "Kita lihat situasi yang berkembang. Apabila ada potensi kericuhan semua kita akan bubarkan, bukan satu kelompok, semua kita bubarkan," tandasnya.