Brilio.net - Jauh sebelum namanya naik daun seperti sekarang, Suhaidi Jamaan atau akrab disapa Lord Adi merupakan seorang petani cabai di kampung halamannya, Tanah Datar, Sumatera Barat. Tak mudah bagi finalis MasterChef Indonesia season 8 itu menjalani profesi sebagai petani.

Masa lalunya yang sulit itu ia ceritakan lewat podcast bersama Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah di YouTube channel AH, bertajuk "LORD ADI - SAKIT HATI! Penghasilan 1 JUTA UNTUK 6 BULAN.."

Di balik karakternya yang santai dan apa adanya, Lord Adi rupanya menyimpan masa lalu yang susah saat menjadi petani. Pria 49 tahun itu bahkan mengakui bahwa menjadi petani adalah titik terendah sepanjang hidupnya.

"Ada kah hal di karier Lord Adi yang paling berasa, paling susah, titik terendah dalam hidupnya Lord Adi?" tanya Atta penasaran, seperti dikutip dari kanal YouTube AH, Selasa (14/9).

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

"Ya jadi petani. Itu memang titik terendah itu," kata Lord Adi singkat.

titik terendah lord adi © 2021 berbagai sumber

foto: YouTube/AH

Lebih lanjut lagi Atta bertanya penghasilan yang diperoleh Lord Adi saat menjadi petani. Dengan santai dan tanpa ragu Lord Adi bercerita ia pernah menjual hasil panennya selama berbulan-bulan dan hanya mendapat uang kurang lebih 1 juta.

"Saya itu pernah jual cabe, kan. Cabe itu kan satu karung 30 kilogram, jadi uang di bawa pulang itu Rp 1 juta, lebih kurang. Padahal kita itu bangun jam 3 pagi," kenang Adi.

Mulanya Atta dan Aurel mengira uang Rp 1 juta adalah hasil yang didapat dari panen satu minggu. Namun ketika Lord Adi mengatakan itu hasil panen selama 6 bulan, keduanya pun kaget dan tak bisa berkata.

"Engga, hasil bertani 6 bulan, dapatnya sejuta," jelas Lord Adi.

titik terendah lord adi © 2021 berbagai sumber

foto: YouTube/AH

Merespons keterkejutan Atta dan Aurel mendengar cerita tersebut, Lord Adi hanya memberi tanggapan datar dan santai kepada pasangan ini. Baginya itu sesuatu yang sudah biasa terjadi.

"Kok kaget, orang yang memikul beban biasa aja. Kok orang yang mendengar kaget," kata Lord Adi santai.

Kendati demikian, Suhaidi mengaku itu merupakan cerita sedih yang pernah ia alami. Tapi meratapi nasib bukan jalan yang dipilihnya. Baginya pengalaman tersebut membuat dia lebih menghargai hidup yang diberikan kepadanya.

titik terendah lord adi © 2021 berbagai sumber

foto: Instagram/@adi.mci8

"It's very sad life. Kalau diceritakan bisa menguraikan air mata, kan. Bagi saya walau di titik terendah, tapi itu adalah momen saya menghargai kehidupan," kata juara ketiga MasterChef season 8 ini.

Agar bisa bertahan dengan penghasilan yang tak seberapa, Adi punya cara tersendiri untuk menghidupi dirinya dan keluarga. Uang yang didapat itu sebagian dibelikan bibit dan pupuk untuk menanam cabai kembali, sisanya ia belikan telur sebanyak-banyaknya.

"Di kampung itu untungnya kita ada beras. Jadi the best thing to do is, kita beli telur yang banyak aja," jelas Lord Adi.

Di akhir video Lord Adi juga memberikan pesan kepada penonton YouTube Atta Halilintar tentang memaknai kehidupan dan meraih impian.

"Hidup itu terlalu singkat, kadang-kadang kita itu terlalu memikirkan apa yang benar apa yang salah. Tapi sebenarnya dalam kehidupan itu bila kita mencoba sesuatu, jalan itu pasti akan terbuka sedikit demi sedikit. Jadi pertama kali kita harus tahu apa yang diinginkan, pasti anda bisa menuju apa yang anda impikan," pungkasnya.

(brl/lea)