Brilio.net - Beberapa waktu lalu, lewat akun Instagram miliknya Denny Cagur sempat mengunggah kabar bahagia. Istrinya, Shanty Widihastuti dinyatakan hamil anak ketiga setelah menjalani program IVF (In Vitro Fertilisation) alias bayi tabung. Namun belum lama ini, Shanty mengunggah video YouTube tentang kabar terbaru hasil program bayi tabungnya tersebut.

Tapi sayangnya, kabar yang datang dari istri Denny Cagur itu ternyata bukan kabar bahagia. Janin yang dikandung Shanty tidak berkembang. Itu merupakan hasil dari kontrol rutin yang ia lakukan pada 4 Oktober kemarin.

"Jadi di tanggal 4 (Oktober) aku kontrol. Dokter bilang embrionya tidak berkembang. Itu di usia kehamilan aku tujuh minggu. Dokter menyarankan aku untuk kuret," kata Shanty, seperti dilansir brilio.net dari channel YouTube miliknya, Rabu (16/10).

Saat dinyatakan janin hasil bayi tabungnya tidak berkembang, Shanty sangat terpukul. Ia yang mengaku hanya manusia biasa tentu tak bisa menyembunyikan kesedihannya terkait masalah ini. Apalagi, Shanty dan Denny sudah sangat berusaha untuk kembali memiliki anak.

istri denny cagur dikuret © Instagram/@shantydenny

Loading...

foto: Instagram/@shantydenny

"Aku down banget sebagai manusia biasa. Kecewa sudah pasti, sedih sangat dan nggak tahu mesti ngapain. Aku cuma bisa nangis 2 hari," ungkapnya.

Sampai akhirnya pada 11 Oktober 2019, Shanty harus menjalani tindakan kuret. Kesedihan tak dapat dibendung. Tapi Shanty beruntung karena keluarga, terutama sang suami, terus memberi dukungan, agar kuat menghadapi ini semua.

"Alhamdulillah aku punya suami, keluarga anak-anak kasih dukungan. Akhirnya aku ikhlas, karena aku yakin rencana Allah yang terbaik dan tanggal 11 aku kontrol dan janin tetap dinyatakan tidak berkembang dan malam itu juga aku dikuret," ungkapnya.

Dilansir dari liputan6.com, kuret atau kuretase (dikuret) bukan sebuah kata asing di telinga para perempuan Indonesia. Mereka mengenal prosedur ini sebagai tindakan pembersihan rahim sesudah mengalami keguguran agar bisa diisi oleh janin yang baru.

Definisi yang sama disampaikan juga oleh Spesialis Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina, dr Ifzal Asril, "Kuretase merupakan sebuah tindakan membersihkan rongga rahim dari jaringan sisa kehamilan."

Lebih mudah lagi, seperti yang dijelaskan Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari Rumah Sakit Brawijaya, dr Ali Sungkar bahwa kuretase bahasa lain dari dikeruk. Tidak hanya pada perempuan yang baru saja keguguran, setelah melahirkan pun tidak menutup kemungkinan untuk dikuret.