Brilio.net - Sebuah film pendek berjudul Tilik garapan sineas Yogyakarta, Wahyu Agung Prasetyo ramai diperbincangkan warganet beberapa hari belakangan. Film berdurasi 32 menit ini menggambarkan potret serombongan ibu-ibu kampung yang sedang dalam perjalanan menengok Bu Lurah di rumah sakit. Menariknya dari film ini, sepanjang perjalanan menuju rumah sakit banyak percakapan ringan dari ibu-ibu yang berujung pada ghibah tetangga.

Tentu bukan hanya ceritanya saja yang menarik dan dekat dengan kehidupan nyata, para pemainnya pun tak kalah mencuri perhatian dan banjir pujian. Bukan tanpa alasan, sebab akting mereka terlihat begitu natural dan sangat totalitas.

Salah satu sosok yang mencuri perhatian dan bikin geregetan yaitu Bu Tejo yang diperankan oleh Siti Fauziah. Meski banyak yang memuji aktingnya karena merefleksikan kehidupan sehari-hari, namun rupanya wanita kelahiran 19 Desember 1988 ini mengaku bahwa dirinya juga menjadi sasaran kata-kata kasar warganet.

Siti Fauziah sempat nangis perankan sosok bu Tejo © 2020 Instagram/ozie_zie

foto: Instagram/@ozie_zie

Loading...

"Dibully netizen, kalau punya budaya untuk ngomong difilter gitu loh. Jangan kasar-kasar," tutur Siti Fauziah dilansir dari Kapanlagi.com pada Rabu (26/8).

Tak kuasa mendapatkan perkataan kurang menyenangkan dari warganet, Siti Fauziah pun sempat menangis berhari-hari lantaran kepikiran dengan ucapan tersebut. Lebih lanjut, ia juga menambahkan jika film yang diperankan tersebut dinilai kurang mendidik dan mengandung persepsi kurang baik terhadap kaum perempuan.

"Katanya film kita ga worth itu untuk ditonton. Terus film kita nggak mendidik, film kita mengandung stereotip ke perempuan. Saya juga heran tapi ya gapapa," imbuhnya.

Namun seiring berjalannya waktu, wanita yang memulai kariernya di bidang teater ini mengaku sudah kebal dengan ungkapan dari warganet yang memojokkannya. Ia pun sudah mulai terbiasa dengan hal tersebut.

Siti Fauziah sempat nangis perankan sosok bu Tejo © 2020 Instagram/ozie_zie

foto: Instagram/@ozie_zie

"Ya iya, orang aku nangis berhari-hari. Tapi udah habis itu nggak apa-apa," ujar pemilik nama lengkap Siti Fauziah Saekhoni.

Kendati demikian, ia nggak memungkiri jika hal tersebut sangat memengaruhi kondisi psikisnya. Meski kini namanya sudah dikenal luas oleh masyarakat luas, namun wanita yang akrab disapa Ozi ini ia tetaplah manusia biasa yang memiliki hati seperti kebanyakan orang, akan terluka jika disakiti.

"Pengaruh sih pasti karena aku orang biasa ya sama. Cuma sekarang dikenal banyak orang aja," pungkasnya.