Brilio.net - Erix Soekamti punya kenangan khusus pada sosok Didi Kempot. Pemain bass sekaligus vokalis Endank Soekamti itu merasa heran sekaligus kagum kenapa seorang The Godfather of Broken Heart tidak punya aplikasi WhatsApp (WA), karena masih memakai HP model lama.

"Mas Didi ini sekarang lagi banter-banternya (jadwal manggung) lho," kata Erix Soekamti di salah satu konten videonya, Diary of Erix Soekamti (DOES), yang diunggah pada 25 Juli 2019 lalu.

"Iya," jawab Didi sembari mengangguk dan tersenyum.

"Kok handphone-nya masih belum pakai WA?" tanya Erix penasaran.

"Kayaknya aku senang pakai ini aja (HP model lama)," jawab Didi sembari tertawa.

Loading...

Pertemuan Erix dan Didi Kempot itu terjadi di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja. Saat itu Erix janjian ingin bertemu Djaduk Ferianto, yang juga telah menutup usia sebelumnya pada November 2019.

Pada kesempatan itu ternyata Didi baru saja menyelesaikan latihan di studio musik Padepokan Seni Bagong Kussudiardja untuk rencana manggung bareng KUA Etnika, band pimpinan Djaduk.

Didi Kempot dan Erix Soekamti © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@erixsoekamti

"Telepon dia (Didi Kempot) itu susah lho. Aku harus sampai SMS dulu, baru Mas Didi yang malah telepon aku," kata Erix bercerita pada Djaduk.

Djaduk pun langsung merespons cerita Erix itu. Menurut Djaduk, Didi Kempot itu tahu betul bagaimana membentuk brand-nya sebagai orang lawas, penyanyi campursari kuno yang laris, namun tetap susah untuk dicari.

"Itu bagian yang namanya strategi manajemen. Ketika orang masuk dalam pola yang mainstream, itu kan udah jamak. Tapi ketika dia memilih dengan perkembangan teknologi itu, adalah seseorang yang mempunyai bargaining position," ujar Djaduk.

Sekadar diketahui, Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa 5 Mei 2020. The Godfather of Broken Heart ini terkena serangan jantung dan meninggal pada pukul 07.45 WIB setelah melakukan perawatan sejak malam sebelumnya di RS Kasih Ibu Solo.

"Pukul 07.25 WIB ke IGD dalam keadaan henti jantung. Sudah dilakukan pertolongan dengan maksimal. Tapi, kondisi tidak tertolong. Almarhum dinyatakan meninggal dunia pukul 07.45 WIB," kata Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu Solo, dr Divan Fernandes.

Selamat jalan Didi Kempot. Karyamu abadi selamanya.