Brilio.net - Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan manusia. Bukan hanya pada skala sosial dan budaya, lebih dari itu, ia juga berpengaruh terhadap roda perekonomian masyarakat. Hal ini pula yang turut dirasakan oleh grup idol JKT48.

Girlband JKT48 yang terbentuk tahun 2011 dengan lagu-lagu ceria, seperti Heavy Rotation, Fortune Cookie in Love, dan Aitakatta itu kini tengah mengalami masa sulit akibat dampak pandemi. Kabar tersebut pun lantas memunculkan berbagai spekulasi dari masyarakat maupun penggemarnya. Banyak dari mereka kemudian menduga jika JKT48 terancam bubar.

Untuk menepis kabar tersebut, General Manager Theater JKT48, Melody N Laksani pun memberikan pengumuman mengenai keberlanjutan JKT48 di industri musik Tanah Air. Lewat akun Youtube resmi-nya, Melody menyampaikan beberapa fakta.

Nah, berikut fakta mengenai grup idol JKT48 yang dikabarkan bubar, seperti dihimpun brilio.net dari YouTube JKT48, Kamis (12/11).

1. Banyak kegiatan terhenti.

Loading...

fakta jkt48 © berbagai sumber

foto: YouTube/JKT48

Saat ini, JKT48 yang memiliki 70 member, termasuk siswi akademi, dan kurang lebih 50 staf harus menerima kenyataan pahit. Melody mengatakan, sejak Maret lalu seluruh kegiatan JKT48 hampir lumpuh.

Pertunjukan theater yang menopang finansial grup harus berhenti total. Tak hanya itu, konser dan handshake event juga tak bisa berjalan terpaksa dihentikan.

"Pada hari ini, ada sebuah pengumuman penting mengenai JKT48 yang harus disampaikan. Oleh karena efek pandemi Covid-19 di Indonesia, kegiatan JKT48 jadi sulit dijalankan sejak akhir bulan Maret. Pertunjukan theater sempat dihentikan, handshake event dibatalkan dan banyak lagi hal yang membuat kegiatan JKT48 jadi sangat terbatas," ujar Melody.

2. Mengalami kerugian.

fakta jkt48 © berbagai sumber

foto: Instagram/@jkt48

Kendati JKT48 menemukan cara untuk tetap bertahan dengan mengadakan kegiatan yang bersifat online, seperti live streaming pertunjukan theater dan video call with JKT48, namun hal tersebut tidak memberikan dampak yang signifikan. Melody bahkan tak menampik adanya kerugian yang dialami. Oleh karenanya, JKT48 saat ini berada pada situasi yang cukup sulit.

"Walaupun semuanya telah berusaha dengan sekuat tenaga, faktanya secara bisnis, grup ini mengalami kerugian yang sangat menyakitkan, sehingga kami ada di posisi yang sangat-sangat sulit untuk terus beroperasi," tambahnya.

3. Lakukan diskusi panjang.

fakta jkt48 © berbagai sumber

foto: Instagram/@jkt48

Hal tersebut tentu menjadi pukulan berat bagi manajemen maupun member JKT48. Bahkan, banyak kabar yang beredar menyebutkan isu mengenai pembubaran grup idol kawula muda ini.

Tentunya isu tersebut menjadi sebuah kabar duka yang begitu mendalam bagi para fans. Mengetahui hal itu, mereka pun lantas mengadakan diskusi panjang guna keberlanjutannya.

"Beberapa bulan terakhir, tim manajemen dan para stakeholder terus menerus berdiskusi, apakah sudah benar-benar tidak ada cara lain bagi JKT48 selain untuk bubar? Apakah JKT48 yang telah bertahan selama 9 tahun harus berhenti sampai di sini? Apakah grup yang telah didukung oleh banyak orang harus selesai di sini?" tuturnya.

4. Mengurangi jumlah member.

fakta jkt48 © berbagai sumber

foto: Instagram/@jkt48

Lebih lanjut, Melody jika tim manajemen dan para stakeholder telah memberi kesimpulan bahwa hanya ada satu cara yang bisa dilakukan JKT48 agar bisa bertahan. Bukan membubarkan, namun mereka harus mengurangi jumlah member dalam skala cukup besar. Keputusan ini tentu dibuat dengan berat hati, mengingat mereka sudah menganggap seperti saudara.

"Setelah berdiskusi secara terus-menerus, hanya ada satu cara agar JKT48 bisa bertahan. Cara itu adalah pengurangan jumlah member dan staff JKT48, agar grup ini tidak bubar hanya itu satu-satunya cara. Kami memutuskan untuk melakukan perubahan skala besar atau restrukturisasi dalam grup ini." ucapnya.

5. Tak ada pilihan lain.

fakta jkt48 © berbagai sumber

foto: Instagram/@jkt48

Bersamaan dengan itu, Melody mengungkapkan bahwa keputusan tersebut harus diambil karena tak ada pilihan lain. Nantinya, pihak manajemen akan kembali membangun JKT48 dari posisi awal.

"Ini adalah keputusan yang sangat berat, tapi kami sudah tidak punya pilihan lagi selain membangun semuanya dari awal. Mengenai member dan rencana selanjutnya terkait hal ini akan kami umumkan lebih lanjut." tutup Melody.