Brilio.net - Ajang Citayam Fashion Week kini tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Citayam Fashion Week sendiri dikenal sebagai aksi spontan anak muda bergaya mengenakan pakaian modis yang berasal dari Citayam, Bojong Gede, Depok, hingga Tangerang.

Tidak sedikit para artis Tanah Air yang ikut meramaikan ajang street fashion tersebut. Mereka berlenggak-lenggok di Citayam Fashion Week bak model catwalk.

Fenomena street fashion ini tentu memicu pro dan kontra di masyarakat, ada yang mendukung, ada pula yang protes karena dinilai mengganggu lalu lintas. Pasalnya, orang-orang berjalan bak model di zebra cross di sana.

Yusuf Mansur ingin buat Pesantren Fashion Week © berbagai sumber

foto: TikTok/@valerieandveronika.twin

Seolah tak mau ketinggalan tren, Ustaz Yusuf Mansur tertarik untuk membuat ajang serupa dengan konsep yang lebih agamis. Ayah Wirda Mansur tersebut terinspirasi untuk membuat Pesantren Fashion Week.

Keinginannya tersebut dibagikan melalui akun Instagram pribadinya @yusufmansurnew. Dilansir brilio.net dari unggahan Instagram Story, Yusuf Mansur membagikan tangkapan layar percakapannya ke grup WhatsApp. Dalam pesannya, Yusuf Mansur menyebut tidak ada salah untuk jadi seorang pengikut tren. Namun, ia menekan untuk mengambil sisi baiknya saja.

Yusuf Mansur ingin buat Pesantren Fashion Week © berbagai sumber

foto: Instagram/@yusufmansurnew

Selain itu, Pesantren Fashion Week ini bisa diikuti oleh semua usia. Yusuf Mansur ingin mereka memperagakan busana pesantren yang beragam.

"Santri Putra Putri dan jadi ajang tampil-tampil. Cabang-cabang rumah tahfizh berbagai usia, termasuk unit-unit, dan pimpinan. Memperagakan semua pakaian ala pondok dan turunan serta kembangannya," ujarnya.

Di akhir chat, Yusuf Mansur tidak ingin Pesantren Fashion Week digelar di tempat umum yang ramai lalu-lalang orang. Alih-alih di tempat umum seperti Citayam Fashion Week, ia berharap agar ada zebra cross buatan yang akan menjadi tempat santri memperagakan busana bak model.

Tapi, tetep dibuat senatural mungkin. Dan dibuat zebra cross buatan, plus nuansa lampu merah. Pake backdrop aja dan digital-digital," tutup Yusuf Mansur.

(brl/pep)

(brl/pep)