Brilio.net - Memiliki buah hati merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh pasangan yang sudah menikah. Hal itu juga dirasakan pasangan selebritis, Tasya Kamila dan Randi Bachtiar.

Pasangan yang menikah pada 5 Agustus 2018 ini tengah berbahagia menanti kehadiran buah hati pertamanya. Tasya sedang mengandung buah cintanya dengan usia kehamilan empat bulan. Tasya mengaku dirinya dan sang suami merasa kaget bercampur senang dengan kehamilannya. Pasalnya, mantan penyanyi cilik ini tidak pernah fokus melakukan program kehamilan ataupun menunda kehamilan.

"Kita netral, kita pasti berusaha punya anak tapi enggak mau terlalu obsesi atau kepikiran punya anak. Kita plan dua-duanya, kalau belum dikasih anak apa plan kitax tapi kalau dikasih kepercayaan apa plan kita. Dan Alhamdulillah bersyukur karena aku dan suami diberikan kepercayaan begitu cepat oleh Allah untuk mengandung," ujarnya saat ditemui brilio.net dalam acara Sensitif Journey di Jakarta, Selasa (18/12).

Seperti halnya dengan orang hamil pada umumnya, Tasya juga mengalami masa ngidam. Ia mengaku sering kepikiran ingin makan sesuatu, mantan artis cilik ini lebih banyak ngidam buah.

"Kata orang ngidam itu mitos, tapi kata aku beneran ada. Kebanyakan aku ngidam buah kaya manggis, salak, dukuh. Aku pernah ngidam snack yang nggak dijual di Indonesia. Untungnya ada saudara yang lagi di luar negeri dan aku nitip. Aku tuh orang yang enggak suka pedas, tapi pas hamil jadi suka pedas, bahkan aku jadi suka makanan Manado biasanya enggak. Tapi masuk usia masuk usia kehamilan 4 bulan udah enggak suka pedas," jelasnya.

Loading...

Tasya © 2018 brilio.net

Saat ditanya mengenai jenis kelamin sang calon buah hati, Tasya mengaku tidak masalah nantinya mau diberi anak laki-laki atau perempuan. Bahkan, mereka tidak ingin mencari tahu dengan segera.

"Kita ingin bikin gender party nanti pas baby shower, biar nanti surprise di situ saja. Jadi nanti yang tahu duluan malah party plannernya," terangnya.

Memasuki usia kandungan ke-4 bulan Tasya mengaku tidak mengurangi aktivitasnya sama sekali. Namun ia semakin rajin olahraga dan mengonsumsi makanan sehat.

"Makanan juga banyak yang harus dikurangin kayak yang manis-manis. Sekarang jadi lebih peduli dengan makanan yang masuk, lebih aware aja. Tapi aku juga bukan yang percaya mitos enggak boleh makan ini-itu. Aku selalu tanya ke dokter dari yang krusial sampai yang enggak penting. Kalau olahraga aku lebih ke renang biasanya di rumah," pungkasnya.