Brilio.net - Pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung hingga kini memberikan dampak buruk terhadap perekonomian masyarakat Indonesia. Tak sedikit perusahaan yang terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja hingga menutup bisnis usaha. Hal ini pula juga dirasakan oleh aktor sekaligus pengusaha, Teuku Wisnu.

Salah satu outlet oleh-oleh yang dirintisnya, Malang Strudel terpaksa ditutup akibat dampak pandemi Covid-19. Dilansir brilio.net pada Jumat (6/11), perasaan sedih dirasakan oleh Teuku Wisnu. Pasalnya, Malang Strudel cabang Singosari tersebut merupakan tempat pertamanya merintis bisnis kuliner hingga dikenal publik.

bisnis oleh-oleh Teuku Wisnu © Instagram

foto: Instagram/@teukuwisnu

"Sedih sekali. Kita terpaksa menutup Malang Strudel Singosari. Ini outlet pertama yang saya dan teman-teman rintis. Dari mulai petakan sampai besar dan mampu menampung parir mobil banyak sampai bus, akhirnya tutup. Banyak kenangan, banyak belajar, dan banyak pengalaman disini (Outlet Singosari)," tulisnya.

Loading...

Outlet yang berdiri pada 2014 lalu ini awalnya hanya sepetak kecil dengan antrian panjang hingga jalan raya. Lalu, lambat laun, bisnisnya pun mulai mengalami peningkatan dan menjadi sebesar saat ini.

"Banyak cerita di sini. Ini outlet yang membuat pelanggan pertama tetap setia untuk menikmati kue kami setiap ke Malang. Bagaimana kangen dengan suasana antrian yang panjang, rela menunggu kue yang masih diproduksi sehingga disajikan langsung saat hangat, dan masih banyak cerita-cerita pelanggan yang tercipta di Outlet pertama Malang Strudel ini," tambahnya.

Tak hanya karena pandemi, rupanya outlet miliknya sepi pelanggan lantaran dampak pembangunan jalan tol menuju Malang. Hal tersebut, membuat banyak wisatawan lebih memilih untuk langsung menuju Malang melalui tol.

bisnis oleh-oleh Teuku Wisnu © Instagram

foto: Instagram/@strudelmalang

"Sejak awal 2019 outlet Singosari terdisrupsi jalan tol dan membuat jalan utama tak lagi dilewati wisatawan. Kemudian juga karena adanya pandemi Covid-19 semakin membuat outletnya padam," terangnya lebih lanjut.

Tak ingin terlalu larut dalam kesedihan, Teuku Wisnu pun berusaha bangkit. Ia mengungkapkan jika semua yang telah terjadi merupakan takdir yang harus dilalui. Teuku Wisnu juga percaya, akan ada kebahagiaan dibalik ini kesedihannya.

"Balik lagi, ini semua takdir Allah.. Terima kasih ya Allah memberikan kenangan yang begitu banyak di Singosari. Dan aku yakin... ALLAH TAU YANG TERBAIK UNTUK KAMI. Karena sesuatu yang kami anggap buruk, bisa jadi itu baik. Dan sesuatu yang kami rasa menyedihkan, bisa jadi itu adalah awal dari kebahagiaan," pungkas Teuku Wisnu tak mau lama-lama bersedih.