Brilio.net - Debat Calon Presiden (Capres) 2019 putaran kedua yang berlangsung pada Minggu (17/2) lalu masih menjadi sorotan publik sampai saat ini. Tak hanya para peserta debat dan para partisan partai, antusiasme warganet melalui linimasa Twitter juga ramai.

Euforia debat putaran kedua kali ini tak jauh berbeda dengan debat pertama yang dilaksanakan pada 17 Januari lalu. Seperti diketahui debat capres putaran kedua ini dimulai sejak pukul 20.00 WIB di Hotel Sultan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Debat kali ini hanya diikuti oleh dua calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Pada debat yang mengusung tema energi, sumber daya alam, lingkungan hidup, pangan dan infrastuktur tersebut calon nomor urut 01, Joko Widodo sempat menyinggung kepemilikan tanah Prabowo yang ditaksir ratusan hektare di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah.

Jokowi menuturkan bahwa capaian pemberian konsesi lahan untuk masyarakat adat, hak ulayat, petani, dan nelayan yang selama dua tahun ini telah dibagikan sebanyak 2,6 juta hektare dari 12,7 hektare yang disiapkan. Selain itu, dalam laga debat tersebut Jokowi juga menyinggung program pembagian sertifikat tanah dalam dua tahun ini.

Tak tinggal diam, menanggapi pernyataan Joko Widodo capres nomor urut 02, Prabowo Subianto pun memberikan tanggapannya. Prabowo mengklarifikasi bahwa soal ratusan ribu hektare tanah tersebut berstatus Hak Guna Usaha (HGU). Lantaran berstatus HGU, menurut Prabowo sewaktu-waktu dapat diambil oleh negara. Prabowo juga menyatakan tak akan mengembalikan tanah tersebut jika jatuh ke tangan asing.

Terkait dengan dialog tersebut banyak warganet yang melontarkan sindiran-sindiran yang ditujukan kepada salah satu pasangan calon, salah satunya adalah komedian Cak Lontong.

Baru-baru ini Cak Lontong mencuit di akun Twitter resminya yang mengomentari tentang hak milik tanah di Indonesia yang dikuasai segelintir orang. Tak menyebut secara spesifik, para warganet pun saling berspekulasi objek yang disindir oleh Cak Lontong.

Cuitan Cak Lontong Baru © 2019 brilio.net
foto: Twitter/@C_lontong

Saya kira kalau selama ini ada yg bilang 'tanah di Indonesia dikuasai segelintir orang' itu adalah sebuah protes eh ternyata itu adalah PAMER.... Mikir!! tulis Cak Lontong di akun Twitter resminya.