Brilio.net - Wabah virus Corona semakin menyebar, jumlah pasien semakin bertambah setiap harinya. Hal itu yang membuat tim medis sebagai garda terdepan dari kasus pandemi ini merasa kewalahan.

Banyak yang dikhawatirkan dari para tim medis saat menangani kasus COVID-19, salah satunya adalah mengenai kesehatan dan mental mereka. Selain itu, keterbatasan Alat Perlindungan Diri (APD) juga menjadi perhatian utama.

Anne © 2020 brilio.net

Anne-© 2020 brilio.net/Instagram

Beruntungnya, banyak orang yang mau menyumbang untuk memberikan bantuan berupa kebutuhan tim medis, salah satunya menyediakan APD itu sendiri. Seperti halnya yang dilakukan desainer kondang Anne Avantie.

Loading...

Seperti kita ketahui Anne Avantie merupakan desainer yang dikenal dengan rancangan kebayanya. Namun, saat ramainya kasus ini, ia rela menutup produksi kebaya dan beralih memproduksi alat pelindung diri bagi tenaga kesehatan.

Anne © 2020 brilio.net

Anne-© 2020 brilio.net/Instagram

Melalui unggahannya di akun Instagram, Bunda Anne sapaan akrabnya mengunggah sebuah video yang menggambarkan para penjahit di konveksi miliknya tengah menjahit APD.

Ia mengatakan, hal ini ia lakukan demi solidaritas bersama dalam mengatasi wabah virus Corona.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

• •Banyak orang Bertanya .. mengapa ? • • • Jawaban saya hanya SATU > " Ketika Tuhan MENYENTUH saya secara pribadi .. katakan YA ..> Jangan di LOGIKA ., dgn berbagai ALASAN ..,dan jangan berpikir secara MANUSIAWI .., karena itu bersifat ILAHI ..• • •Lurus kan HATI dan NIAT ., untuk TEGUH Menanggapi sebagai " signal perutusan " dimana ketika Tuhan BERKEHENDAK yg MUSTAHIL pun akan terjadi . • • • Itu pegangan saya sepanjang usia dari mulai saya menanggapi PANGGILAN Tuhan 25 Tahun yg kemudian ...saya mendirikan WISMA KASIH BUNDA .., setelah MAMI sembuh dari kangker stadium 3b (1996 ) dan saya JANJI IMAN untuk terjun ke dunia KEMANUSIAAN secara total . • • • Saya bersungguh sungguh mengelola WISMA KASIH Bunda ., 20 th merawat dan mengoperasi Anak anak penderita HYDROCEPHALUS ., Atreciany ( anak lahir tanpa dubur ) dan kasus anak 2 yg lahir dalam ketidak sempurnaan serta kasus kasus lain nya sampai cangkok sumsum tulang belakang pernah kami tangani .. - Maka sebenar nya alasan mengapa saya tersentuh membuat BAJU APD .., tidak terlalu " mengagetkan " untuk yg mengikuti kiprah saya dalam dunia kemanusiaan ..,krn saya CINTA banget di bidang yg saya jadi kan MUARA CINTA saya .. hingga saat ini juga memiliki sebuah sekolah ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS > BINA BUNDA ...yg sangat saya CINTA

"Dengan segala Keterbatasan yang ada dan hanya dengan mesin manual ..kami berjuang untuk dapat memberikan sesuatu untuk bangsa ini," tulis Anne dalam keterangan unggahannya di Instagram, seperti dikutip brilio.net, Jumat (27/3).

Anne mengaku, secara khusus ia mempersembahkan APD ini untuk para tenaga medis yang berjuang merawat pasien COVID-19.

"Kami persembahkan bagi pahlawan kemanusiaan yang berjuang memerangi Covid-19 digarda terdepan sebagai pejuang bangsa," katanya.

Anne mengajak untuk para penjahit lainnya untuk bersama-sama melakukan hal serupa. Semata agar kebutuhan akan APD yang sangat diperlukan bisa tercukupi.

Anne juga menegaskan, APD ini bukan untuk diperjualbelikan melainkan didonasikan kepada seluruh rumah sakit yang membutuhkan, terutama yang menjadi rujukan pasien Covid-19.

Adapun, persyaratan untuk mendapatkan APD ini cukup dengan mengirim email ke anneavantie@yahoo.com, disertai dengan surat resmi dari rumah sakit.

"Tidak melayani perorangan dan tidak di perjualbelikan dalam bentuk apapun. Kkta juga membuka donasi untuk siapa saja yang ingin membantu," tutup Anne.