Brilio.net - Penyanyi Denada terus berjuang untuk kesembuhan sang putri, Aisha. Berbagai pengobatan terus dijalani demi kepulihan buah cintanya. Gadis cilik berusia 8 tahun itu juga terus semangat untuk kondisi yang lebih baik. Untuk mendapatkan perawatan maksimal, Denada membawa Aisha untuk berobat di Singapura. Di sana, Denada rutin memeriksakan perkembangan kesehatan Aisha. Agar lebih mempermudah aksesnya, Denada juga diketahui tinggal di apartemen yang tidak jauh dari lokasi rumah sakit.

Banyak dukungan yang diberikan orang terdekat baik untuk Aisha maupun Denada. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Baim Wong. Artis yang kini aktif dalam channel YouTube itu sempat menawarkan bantuan untuk Denada. Nggak tanggung-tanggung, suami Paula itu ingin memberikan dana sebesar Rp 100 juta untuk biaya pengobatan Aisha.

Namun rupanya niat baik Baim Wong ditolak Denada. Penyanyi berusia 41 tahun itu mengaku nggak sampai hati untuk menerima kebaikan Baim. Ia juga bahkan berterimakasih untuk kebaikan yang diberikan Baim. Namun Denada bertekad untuk tidak menerima bantuan Baim Wong.

"Baim nyariin aku dan mau bantu untuk membiayai pengobatan Aisha, dan jumlahnya nggak main-main, Rp100 juta," jelas Denada dalam video di channel YouTubenya yang diunggah pada Minggu (19/7).

Loading...

Jumlah yang nggak sedikit itu dikatakan tidak bisa diterima Denada. Ia justru merasa masih banyak orang yang lebih pantas untuk menerima kebaikan Baim. Sehingga Denada memberikan penjelasan agar Baim bisa ikut menyalurkan bantuannya untuk orang-orang yang sedang kesulitan.

"Itu menurut aku jumlah yang gede banget, dan aku bilang sama dia aku tahu banget orang-orang yang berhati baik mau bantu. Aku berterima kasih sekali. Tapi jujur aku tidak bisa terima Rp 100juta itu dan tidak sampai hatiku untuk menerima itu," jelasnya.

Baim Wong dan Denada © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@denadaindonesia

Keprihatinan Denada juga muncul dari sekitarnya yang ternyata banyak membutuhkan bantuan. Ia merasa orang-orang itu lebih pantas untuk menerima bantuan tersebut dibandingkan dirinya.

"Aku sering bertemu dengan orangtua-orangtua lain yang anaknya juga menjalani kemoterapi. Ternyata banyak orang-orang yang sedang menjalani perjuangan jauh lebih berat dibandingkan kami," tambahnya.