Brilio.net - Siapa tak mengenal band legendaris, Sheila On 7? Band ini telah dikenal di belantika musik Tanah Air lebih dari dua dekade. Sheila On 7 berhasil mempertahankan konsistensinya dengan karya-karya yang bisa dinikmati lintas generasi hingga sekarang.

Band Sheila On 7 mengawali karier bermusiknya dengan manggung di berbagai acara pentas seni di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Namun di tengah-tengah puncak kariernya di 2004 silam, Sheila On 7 diterpa sebuah kabar mengejutkan. Sang drummer, Anton Widiastanto tiba-tiba diumumkan keluar dari band. Kala itu, tak ada yang tahu apa alasan sebenarnya di balik kabar mengejutkan tersebut.

Tak lama setelahnya, posisi Anton pun digantikan oleh Brian Kresno Putro dan So7 melanjutkan kariernya. Lalu kabar Anton pun seakan tak pernah terekspos lagi. Belum lama ini, Anton Widiastanto buka-bukaan mengenai alasannya dikeluarkan dari Sheila On 7 secara sepihak. Hal tersebut diungkapkan oleh Anton dalam wawancara yang diunggah di channel YouTube medcom.id.

Awal tahun 2000 merupakan tahun yang begitu sibuk bagi Sheila On 7. Mereka sibuk membuat sejumlah album dan jadwal tur yang padat. Di sela kegiatan break, Anton berangkat ke Malaysia untuk menonton Moto GP.

Loading...

"Album terakhir (Pejantan Tangguh) itu kan kita ada tur di banyak kota, dipotong break bulan puasa, Oktober 2004, abis lebaran baru jalan lagi. Nggak ada jadwal memang waktu break. Dan aku kebetulan menang undian berhadiah nonton Moto GP di Malaysia tahun 2004. Karena aku lihat nggak ada jadwal (tur), berangkatlah aku," kata Anton.

Sepulang dari Malaysia, Anton dipanggil oleh pihak manajemen. Ia dipaksa mundur secara sangat mendadak dan tanpa ada diskusi dulu sebelumnya. Anton pun kaget bukan main.

"Udah gitu aku pulang (dari Malaysia), sempet sakit dulu seminggu, demam. Lalu dipanggil ke kantor, disodorin surat pengunduran diri yang aku nggak pernah buat. Jadi di situ suratnya ditulis, saya Anton menyatakan mengundurkan diri karena gini gini gini, dan di situ dibilang saya berhak menerima pesangon sebesar Rp 15 juta. Ada tulisannya di situ, aku masih ada suratnya," sambung pria berusia 41 tahun ini.

"Pertama, aku nggak pernah bikin surat itu, kedua kalau aku mengundurkan diri ngapain aku minta 15 juta? Kalau aku mau mundur ya udah mundur aja ngapain minta-minta segala. Waktu dipanggil cuma ada si Adam sama manajer di situ," jelasnya lagi.

Seperti diketahui, sempat ada gosip bermunculan jika Anton disebut tidak disiplin karena sering meninggalkan band demi kepentingan komunitas lain. Namun menurut Anton, berita itu sama sekali tidak benar.

"Jadi waktu itu kayak disambar petir aja. Waduh kok gini ya. Aku juga tiba-tiba jadi sedih gitu kayak dibanting. Alasannya kok gini, padahal aku juga gak melanggar jadwal, maksudnya ada jadwal manggung ya aku manggung. Di luar itu terserah dong. Ya udah deh aku orangnya kan tipenya nggak mau debat-debat berkepanjangan," tutup Anton.