Brilio.net - Aktris peran Soraya Larasati baru-baru ini mengunggah sebuah kisah yang cukup membuat banyak perempuan takut serta was-was. Melalui unggahan Instagram pribadinya, Soraya mengatakan bahwa dirinya mengalami hal yang tak menyenangkan dari orang yang tak dikenal.

Dalam unggahannya itu, Soraya mengaku tak habis pikir dengan perlakuan seseorang yang tak sopan dan tak pantas. Soraya bercerita tengah lari pagi dengan menggunakan pakaian tertutup, ia pun diketahui sebagai wanita muslim yang mengenakan hijab. Namun siapa sangka ia mengalami pelecehan seksual dari pengendara motor yang mengenakan helm full face.

"Hari ini banyak pelajaran yang diambil...

Dari berlari long run sekitaran komplek perumahan yang biasanya aman sentosa tidak pernah ada masalah...

Menjadi “perhatian” besar buat aku dan sekaligus “tamparan"..," ujar Soraya Larasati.

Loading...

Bukan tanpa alasan Soraya memposting kisahnya itu di Instagram. Ia mengharapkan agar hal serupa tak dialami wanita lainnya yang memang juga memiliki rutinitas yang sama di pagi hari.

"Di tengah wabah covid-19 yang mengharuskan kita untuk #dirumahaja...

Ternyata bukan hanya untuk melindungi kesehatan kita....

Tapi melindungi kita dari tindakan kriminalitas yang ternyata makin meningkat," paparnya.

Soraya mengaku, setiap minggu pagi banyak kendaraan yang lalu lalang di kawasan tempat tinggalnya. Biasanya ia memang merasa selalu aman, namun tidak untuk pagi Minggu (5/4) itu.

"Yang dalam situasi pagi hari di jam 7 pagi....

Tempat umum dan banyak lalu lalang kendaraan...

Walaupun tidak serame pada umumnya minggu pagi...

Ternyata pagi ini saya mendapatkan ketidaknyamanan dizalimi pengendara motor asing dengan helm full face," katanya.

Soraya Larasati merasa dilecehkan dan sangat sedih tentunya. Ia tak sempat mengabadikan nomor plat motor tersebut karena saking kagetnya. Ia hanya berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga untuk dirinya dan juga wanita lainnya.

"Saya merasa mendapat perlakuan “pelecehan seksual”

dari pengendara motor yang dengan sengaja menyentuh bagian dada saya kemudian langsung kabur begitu saja...

Hit and Run....

Tanpa sempat saya foto plat nomor kendaraannya....

Karena shock bangett," tulisnya.

Soraya pun menceritakan detail kejadian Minggu pagi itu.

"Dalam kondisi berlari...

Jadi saya fokus aja gt...

Tiba2 ada yang mencomot bagian dada saya dari belakang...

Tepatnya lokasi di sektor 5 bintaro depan stan....

Di situ padahal ada lalu lalang kendaraaan....

Yang menjadi perhatian...

Kejadian ini bisa terjadi sama siapa saja....

Padahal saya berhijab dan berpakaian longgar....

Kebetulan saya juga sebenarnya lari sama suami dan teman....

Tapi memang krn kesiangan larinya....

Jadi rencana ketemuan di tengah2.....

Mereka kebetulan tidak berada bersama saya pas kejadian," katanya.

"Ini pengalaman yang menurut saya berbahaya sekali....

Mengigat kita wanita ...

Dan bisa saja tindakan kriminalitas ini menjadi meningkat sampai level yang astagfirullah kita takut untuk membayangkannya," timpalnya.

Soraya mengaku bahwa dirinya tak berniat menuntut apapun dari si pelaku. Ia hanya berharap Allah lah yang akan membalas semuanya.

"Saya tidak niat menuntut apa2 dari pelaku...

Karena azab Allah pasti nyata...

Saya doakan semoga diberikan hidayah karena azab Allah sangat pedih. Jadi pesan moral buat para runners....

Lebih baik berolahraga di rumah...

Ataupun mau di luar komplek, sebisa mungkin lawan arus kendaraan supaya bisa lebih waspada....

Dan sebaiknya ditemani mahram....

Untuk bisa melindungi diri," pungkasnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Hari ini banyak pelajaran yang diambil... Dari berlari long run sekitaran komplek perumahan yang biasanya aman sentosa tidak pernah ada masalah... Menjadi “perhatian” besar buat aku dan sekaligus “tamparan”... . Di tengah wabah covid-19 yang mengharuskan kita untuk #dirumahaja... Ternyata bukan hanya untuk melindungi kesehatan kita.... Tapi melindungi kita dari tindakan kriminalitas yang ternyata makin meningkat... . Yang dalam situasi pagi hari di jam 7 pagi.... Tempat umum dan banyak lalu lalang kendaraan... Walaupun tidak serame pada umumnya minggu pagi... Ternyata pagi ini saya mendapatkan ketidaknyamanan dizalimi pengendara motor asing dengan helm full face.... Saya merasa mendapat perlakuan “pelecehan seksual” dari pengendara motor yang dengan sengaja menyentuh bagian dada saya kemudian langsung kabur begitu saja... Hit and Run.... Tanpa sempat saya foto plat nomor kendaraannya.... Karena shock bangett.... . Dalam kondisi berlari... Jadi saya fokus aja gt... Tiba2 ada yang mencomot bagian dada saya dari belakang... Tepatnya lokasi di sektor 5 bintaro depan stan.... Di situ padahal ada lalu lalang kendaraaan.... Yang menjadi perhatian... Kejadian ini bisa terjadi sama siapa saja.... Padahal saya berhijab dan berpakaian longgar.... Kebetulan saya juga sebenarnya lari sama suami dan teman.... Tapi memang krn kesiangan larinya.... Jadi rencana ketemuan di tengah2..... Mereka kebetulan tidak berada bersama saya pas kejadian..... . Ini pengalaman yang menurut saya berbahaya sekali.... Mengigat kita wanita ... Dan bisa saja tindakan kriminalitas ini menjadi meningkat sampai level yang astagfirullah kita takut untuk membayangkannya.... . Saya tidak niat menuntut apa2 dari pelaku... Karena azab Allah pasti nyata... Saya doakan semoga diberikan hidayah karena azab Allah sangat pedih.... . Jadi pesan moral buat para runners.... Lebih baik berolahraga di rumah... Ataupun mau di luar komplek, sebisa mungkin lawan arus kendaraan supaya bisa lebih waspada.... Dan sebaiknya ditemani mahram.... Untuk bisa melindungi diri.... . . #noteformyself #selfreminder #dirumahaja

A post shared by Soraya Larasati (@sorayalarasat1) on