Brilio.net - Jauh sebelum terkenal, tak semua seleb nyatanya pernah bermimpi atau bercita-cita menjadi artis. Setidaknya, hal itulah yang dirasakan model sekaligus aktris berbakat Enzy Storia Leovarisa.

Perempuan kelahiran Jakarta ini bisa dibilang tidak mengawali kariernya di industri hiburan Indonesia dengan kesengajaan. Kala itu, Enzy sendiri bahkan sedang ingin fokus melanjutkan pendidikan strata satunya di salah satu universitas ternama.

Akan tetapi, sebuah tawaran menggiurkan datang dari sebuah agensi. Tak ingin melepaskan kesempatan langka tersebut, Enzy pun akhirnya mencoba penawaran membintangi sebuah iklan.

Nah, lalu bagaimana kisah lengkap Enzy Storia saat merintis karier? Dilansir brilio.net dari berbagai sumber, berikut sejumlah pengakuan Enzy Storia saat awal terjun di dunia entertainment Tanah Air, Jumat (11/12).

1. Rela menunda kuliah.

Loading...

Kisah Enzy Storia rintis karier © Instagram

foto: Instagram/@enzystoria

Enzy mulai berkecimpung di dunia keartisan ketika dirinya lulus SMA. Lantaran sudah merasa nyaman dengan ritme kerja sebagai bintang iklan, ia pun memutuskan menunda kuliahnya dan fokus bekerja.

"Awal lulus SMA mau masuk kuliah, eh dikasih iklan gitu," ucapnya dalam program Fame Talk 'Sosok Cantik Multitalenta yang Cinta Keluarga' yang diselenggarakan Fimela.

2. Sempat mengira mau diculik.

Kisah Enzy Storia rintis karier © Instagram

foto: Instagram/@enzystoria

Pertama kali ditawari untuk membintangi sebuah iklan, Enzy sempat melarikan diri. Hal itu dilakukannya karena pihak agensi mendatangi dirinya dengan berlari.

"Zaman dulu, mau cari talent itu kita yang disamperin. Waktu itu aku di Citos sama teman, terus disamperin orang dan dikasih kartu nama. Awalnya dia (agensi) lari, aku lari juga karena takut diculik. Aku kira mau dihipnotis gitu, tahunya ditawarin iklan," ucap Enzy.

3. Ditawari terjun ke bidang akting.

Kisah Enzy Storia rintis karier © Instagram

foto: Instagram/@enzystoria

Kemampuannya yang mumpuni dalam berakting membuat sebuah agensi iklan lantas menawarinya untuk terjun di bidang akting. Bermodal keyakinan, Enzy pun tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

"Kemudian kenal salah satu agensi iklan, dia nawarin sinetron Arti Sahabat. Akhirnya kebuka pintu yang lain. Aku mulai suka dunia akting dan nggak capek melakukannya. Kalau kita kerja, nggak capek karena happy jalaninnya," jelasnya.

4. Mencoba peruntungan jadi host.

Kisah Enzy Storia rintis karier © Instagram

foto: Instagram/@enzystoria

Tak puas dengan berakting saja, pada tahun 2014, perempuan kelahiran 1992 ini lalu mengembangkan sayapnya dengan menjadi host acara musik. Meski sempat mendapat kritik oleh rekan kerjanya lantaran belum bisa membawakan acara dengan baik, saat itu Enzy tak pantang menyerah.

"Waktu awal, aku nggak bisa ngehost terus di-judge partner, dia bilang 'dia (Enzy) nggak bisa, modal cantik doang'. Dari situ itu jadi nggak patah semangat, dulu yang pandang aku sebelah mata, aku bisa buktiin seperti ini dan dinikmati kalian, ya," ucap Enzy Storia.

5. Honor iklan pertama sekitar Rp 1 juta.

Kisah Enzy Storia rintis karier © Instagram

foto: Instagram/@enzystoria

Sebagai pendatang baru, kala itu honor yang diterima Enzy tidaklah besar. Begitu pula dengan perannya di iklan yang mana hanya muncul sebagai talent pendukung.

"Honor pertama iklan itu Rp 1 juta atau berapa ratus ribu, ya. Pokoknya iklan minuman aku supporting doang, main talent-nya Nia Ramadhani. Dia naik sepeda, aku cuma jogging doang dari malam sampai subuh sama Eriska Rein. Pas lihat iklannya 'pasti keren cantik banget lagi jogging'. Eh pas lihat hasilnya, aku cuma satu detik atau dua detik gitu," kata Enzy.

6. Gaji pertama diberikan kepada sang ibu.

Kisah Enzy Storia rintis karier © Instagram

foto: Instagram/@enzystoria

Berbeda dari sejumlah orang lainnya, gaji pertama Enzy tidak digunakannya untuk berfoya-foya. Ia justru memberikan uang tersebut kepada sang ibu yang selalu membantu dirinya saat syuting.

"(Gaji pertama) langsung aku kasih ke mama. Kenapa kayak gitu? Karena aku selalu dianter mamaku, namanya juga remaja ting-ting yah," ujar Enzy.