Brilio.net - Hingga hari ini, Jumat (13/3), sebanyak 5 pasien positif virus Corona Covid-19 di Indonesia dinyatakan sembuh. Kabar tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Sebelumnya Yurianto menyampaikan, pada Kamis (12/3) jika tiga pasien nomor 06, nomor 14, dan pasien nomor 19 dinyatakan sembuh dan terbebas dari Covid-19.

"Ketiga pasien tersebut merupakan laki-laki," ujar Yurianto seperti dikutip brilio.net dari liputan6.com, Jumat (13/3).

5 Pasien positif virus © 2020 merdeka.com/Iqbal Nugroho

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

foto: merdeka.com/Iqbal Nugroho

"Tiga pasien tersebut yaitu, pasien nomor 06, nomor 14 dan pasien nomor 19. Ketiga pasien tersebut merupakan laki-laki," ujar Yurianto, Kamis (12/3).

Dia mengatakan tiga pasien nantinya akan diedukasi setelah pulang ke rumah masing-masih. Yurianto juga memastikan ketiga orang tersebut diwajibkan menjalani monitoring oleh Puskesmas terdekat di wilayahnya.

5 Pasien positif virus © 2020 merdeka.com/Iqbal Nugroho

foto: merdeka.com/Iqbal Nugroho

Sementara 2 pasien positif Corona yang sembuh adalah yang diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso. Rumah sakit tersebut menyatakan dua pasien Covid-19 dengan nomor kasus 01 dan 03 juga dinyatakan sembuh.

"Pasien nomor 01 dan 03 dua kali (tes laboratorium) negatif," kata Dirut RSPI Sulianti Saroso, dikutip brilio.net dari liputan6.com, jumat (13/3).

Syahril menyatakan, fisik kedua pasien tersebut terpantau baik. Sehingga dokter dan pihak rumah sakit menyatakan kedua pasien yang terjangkit virus Corona itu sembuh.

"Sore ini akan dipulangkan," kata Syahril.

Meski sudah diperbolehkan pulang, keduanya tetap dalam pengawasan.

"Walaupun sudah dinyatakan sembuh ini dipulangkan ke rumahnya dia tetap harus, istilahnya pengawasan diri sendiri," ucap Syahril.

Dia mengatakan, dua pasien tetap diwajibkan untuk mengenakan masker, dan diminta tidak melakukan aktivitas berat untuk sementara.

"Jangan beraktivitas yang berlebihan. Makan yang cukup, pokoknya dua istirahat dulu lah. Juga jangan terlalu banyak kontak dulu dengan orang-orang lain. Tapi dia secara umum sehat,” ucap dia," ucap dia.

Untuk pengawasan selama di rumah, Syahril mengatakan, pihaknya akan menyerahkan tugas tersebut kepada Dinas Kesehatan di daerahnya.

"Nanti ke Dinas Kesehatan sehingga Dinas Kesehatan punya kewajiban untuk memantau. Karena ini kan epidemologi ya, berarti kita ngawasinnya bukan hanya klinis tapi juga kemasyarakatan ya,” ucap dia.

"Begitu pulang masih harus menjalankan self monitoring, memantau diri sendiri, di antaranya tidak menggunakan alat minum bersamaan, masih istirahat dulu di rumah, tidak aktifitas di luar, mencukupi asupan gizi dengan baik," ucap dia.

Menurut Yurianto, ketiga pasien bakal diberikan surat rujuk balik, yang fungsinya sebagai lembar monitoring bagi Puskesmas.

"Nanti disurat itu dituliskan agar dimohon dari Puskesmas untuk monitoring, ini kita serahkan ke Puskesmas masing-masing di wilayahnya," jelas Yurianto.

(brl/red)