Brilio.net - Kata homograf adalah jenis kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki bentuk ejaan yang sama, namun memiliki makna dan pengucapan yang berbeda. Istilah "homograf" berasal dari bahasa Yunani, yaitu "homos" yang artinya sama, dan "graphein" yang artinya menulis. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), homograf didefinisikan sebagai kata yang sama dalam ejaan, tetapi berbeda dalam pengucapan atau makna.

Contohnya adalah kata "band" yang dapat merujuk pada sebuah kelompok musik, atau dapat pula merujuk pada suatu ikatan atau tali. Meskipun memiliki bentuk ejaan yang sama, makna dan pengucapannya berbeda tergantung pada konteks kalimat dan penggunaannya.

Selain itu, ada pula istilah homonim, yang merupakan kata dengan bentuk ejaan dan pengucapan yang sama, tetapi memiliki makna yang berbeda. Contohnya adalah kata "tangkap" yang bisa berarti menangkap ikan, atau menangkap penjahat.

Sedangkan, homofon adalah kata yang memiliki pengucapan yang sama, tetapi bentuk ejaan dan makna yang berbeda. Contohnya adalah kata “bang” dan “bank”.

Dalam bahasa Indonesia, kata-kata homograf sering menimbulkan kebingungan dalam pemakaian dan pemahaman, terutama bagi mereka yang sedang belajar bahasa Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan konteks kalimat dan penggunaannya untuk dapat memahami arti yang dimaksud.

Agar lebih memahami tentang kata homograf, yuk simak 55 contoh kata homograf dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Kamis (2/3)

Ciri-ciri kata homograf.

Contoh kata homograf © 2023 brilio.net

foto: pixabay.com

1. Memiliki bentuk ejaan yang sama.

2. Memiliki dua atau lebih makna yang berbeda.

3. Memiliki pengucapan yang berbeda tergantung pada makna yang dimaksud.

4. Merupakan kata dalam bahasa yang sama.

5. Penggunaan kata homograf memerlukan perhatian khusus terhadap konteks kalimat agar dapat memahami maknanya dengan tepat.

6. Contoh kata homograf dalam bahasa Indonesia antara lain kata "band" yang bisa merujuk pada kelompok musik atau ikatan, dan kata "tangkap" yang bisa merujuk pada menangkap ikan atau menangkap penjahat.

Kata homograf dapat menimbulkan kebingungan dalam penggunaan dan pemahamannya. Oleh karena itu, penting untuk memahami arti kata dalam konteks kalimat yang digunakan. Selain itu, penggunaan kamus dan memperdalam pemahaman bahasa Indonesia dapat membantu dalam memahami dan menggunakan kata homograf dengan tepat.

Fungsi kata homograf.

Contoh kata homograf © 2023 brilio.net

foto: pixabay.com

1. Meningkatkan kosa kata bahasa Indonesia. Dengan mempelajari kata-kata homograf, seseorang dapat meningkatkan kosa kata bahasa Indonesia dan memperluas pemahaman akan variasi makna kata dalam bahasa Indonesia.

2. Membantu dalam pemahaman bacaan atau tulisan. Dalam konteks tertentu, kata homograf dapat membingungkan dalam pemahaman bacaan atau tulisan. Oleh karena itu, pemahaman yang baik tentang kata homograf dapat membantu membaca atau menulis dengan lebih akurat.

3. Menambah variasi dalam penggunaan kata dalam bahasa Indonesia. Dengan mengetahui kata-kata homograf, seseorang dapat memperluas penggunaan kata dalam bahasa Indonesia dan membuat komunikasi lebih bervariasi dan efektif.

4. Menambah kekayaan bahasa Indonesia. Dalam bahasa Indonesia, kata homograf menambah kekayaan bahasa dan menunjukkan keindahan bahasa Indonesia yang kaya dengan variasi makna kata dalam bentuk ejaan yang sama.

Contoh kata homograf dan penjelasannya.

Contoh kata homograf © 2023 brilio.net

foto: pixabay.com

1. Kain (bahan untuk membuat pakaian) dan kain (menyeka atau membersihkan sesuatu).

2. Air (cairan yang digunakan untuk minum) dan air (bentuk jamak dari kata "aria").

3. Batu (benda keras dan padat) dan batu (verb, artinya melempar dengan keras).

4. Baca (membaca) dan baca (tempat membeli buku).

5. Garis (goresan) dan garis (sekelompok orang).

6. Api (nyalaan yang terbakar) dan api (nama sejenis burung).

7. Kunci (alat untuk membuka pintu) dan kunci (tempat untuk menaruh alat tulis).

8. Halaman (sebuah lembaran kertas) dan halaman (laman awal suatu buku).

9. Tali (benang) dan tali (sekelompok orang).

10. Pasir (butiran kecil yang terdapat di pantai) dan pasir (verb, artinya menggosok).

11. Pohon (tanaman yang besar) dan pohon (tiga huruf pertama dalam kata "pohon natal").

12. Kuda (hewan berkaki empat) dan kuda (jenis roda di mobil).

13. Jalan (ruas jalan) dan jalan (verb, artinya berjalan).

14. Rok (pakaian yang dipakai wanita) dan rok (bentuk lampau dari kata "rak").

15. Senyawa (molekul kimia) dan senyawa (verb, artinya menggabungkan).

16. Sel (unit dasar dari makhluk hidup) dan sel (tempat orang ditahan).

17. Jam (alat untuk melihat waktu) dan jam (bentuk jamak dari kata "jambu").

18. Batas (garis yang memisahkan wilayah) dan batas (bentuk jamak dari kata "batu").

19. Teluk (golongan daratan) dan teluk (potongan rambut di bagian belakang kepala).

20. Kelapa (buah) dan kelapa (tiga huruf pertama dari kata "kelapa sawit").

21. Dalam (dalamnya sesuatu) dan dalam (adverb, artinya sangat).

22. Bunga (mawar, anggrek, dll.) dan bunga (hasil dari pinjaman uang).

23. Resep (petunjuk cara membuat makanan) dan resep (rekomendasi dari dokter untuk obat).

24. Sumbu (garis tengah benda bulat) dan sumbu (alat untuk membakar dupa).

25. Tembak (menembak) dan tembak (verb, artinya menyimpan di tempat yang aman).

26. Lari (berlari) dan lari (bentuk lampau dari kata "lara").

27. Sandal (alas kaki terbuka) dan sandal (bentuk lampau dari kata "sendal").

Contoh kata homograf © 2023 brilio.net

foto: pixabay.com

28. Kunci (alat untuk membuka pintu) dan kunci (tanaman yang dapat dimakan).

29. Kabel (untuk menghantarkan listrik) dan kabel (bentuk jamak dari kata "kabelo").

30. Angin (gerakan udara) dan angin (bentuk jamak dari kata "angon").

31. Gigi (bagian dalam mulut) dan gigi (alat untuk menggerakkan roda).

32. Sungai (aliran air yang besar) dan sungai (bentuk lampau dari kata "sungguh").

33. Tengah (pusat) dan tengah (kata depan yang artinya di antara).

34. Karet (bahan elastis) dan karet (nama sebuah tempat di Thailand).

35. Tunggu (menunggu) dan tunggu (bentuk lampau dari kata "tunggu").

36. Tinggi (ukuran jarak dari atas ke bawah) dan tinggi (kata sifat yang artinya tidak pendek).

37. Dinding (pembatas ruangan) dan dinding (bentuk lampau dari kata "dindin").

38. Tinggal (berada di suatu tempat) dan tinggal (bentuk lampau dari kata "tinggalan").

39. Jalan (ruas jalan) dan jalan (bentuk jamak dari kata "jalan-jalan").

40. Hitung (menghitung) dan hitung (nama suatu tempat).

41. Angkat (mengangkat) dan angkat (bentuk lampau dari kata "angkut").

42. Coklat (warna dan bahan makanan) dan coklat (nama sebuah kota di Swiss).

43. Kereta (alat transportasi darat) dan kereta (nama sebuah bahan bakar cair).

44. Baju (pakaian) dan baju (bentuk lampau dari kata "bawa").

45. Piring (alat untuk makan) dan piring (bentuk lampau dari kata "pirau").

46. Keluar (pergi dari suatu tempat) dan keluar (nama sebuah tempat di Indonesia).

47. Depan (bagian yang berada di depan) dan depan (kata depan yang artinya di depan).

48. Istirahat (beristirahat) dan istirahat (bentuk lampau dari kata "istirah").

49. Langit (tempat tinggal bintang dan awan) dan langit (bentuk lampau dari kata "langut").

50. Lompat (melompat) dan lompat (bentuk lampau dari kata "lampat").

51. Tutup (menutupi) dan tutup (nama sebuah tempat di Indonesia).

52. Terang (cahaya yang cukup) dan terang (kata sifat yang artinya tidak gelap).

53. Buah (buah-buahan) dan buah (bentuk lampau dari kata "bahua").

54. Kecil (tidak besar) dan kecil (nama sebuah tempat di Indonesia).

55. Jemur (menjemur pakaian) dan jemur (bentuk lampau dari kata "jemurah").