Brilio.net - Pidato merupakan kegiatan berbicara di depan banyak orang. Pidato dilakukan dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar agar dapat diterima oleh pendengar. Umumnya, orang yang melakukan pidato akan menyampaikan gagasannya kepada orang lain atau pendengar.

Pidato yang baik adalah pidato yang dapat memberikan kesan positif untuk orang banyak. Jadi, tips agar pidato dapat berjalan lancar dan tetap berada pada jalan yang benar yaitu perlu menyiapkan teks pidato agar topik yang dibicarakan sesuai dengan tema.

Pidato memiliki beberapa struktur, yaitu pembukaan pidato, isi pidato, penutup pidato, dan salam. Struktur tersebut harus ada di dalam sebuah pidato, agar dapat disebut sebagai pidato yang lengkap.

Mempelajari pidato merupakan hal yang diperlukan untuk bekal masa depan, setidaknya agar mengetahui seperti apa pidato itu. Oleh karena itu, brilio.net telah rangkumkan 3 contoh pidato bahasa Indonesia yang terdiri dari berbagai tema dan tentunya mudah untuk dipraktikkan, pada Kamis (29/9).

Contoh pidato bahasa Indonesia tentang Pendidikan.

"Assalamualaikum wr wb. Selamat Pagi. Om Swastiastu. Salam sejahtera untuk kita semua.

Tepat pada tanggal 2 Mei, kita semua memperingati Hari Pendidikan Nasional. Pendidikan formal merupakan pendidikan yang bisa didapatkan oleh seluruh rakyat Indonesia melalui lembaga yang diakui oleh pemerintah. Sedangkan pendidikan non-formal adalah pendidikan yang diperoleh di luar sekolah. Belajar dapat ditempuh di mana saja, asalkan niat dan kita pasti akan mendapatkan manfaat dan ilmunya.

Pendidikan yang bersifat formal ini wajib untuk dijalani oleh setiap warga Indonesia, karena akan berpengaruh terhadap pola pikir, keahlian, dan juga kemampuan untuk membaca, menulis, serta berhitung. Semua hal tersebut akan sangat menunjang kehidupan di masa depan setiap orang.

Pendidikan juga akan secara langsung berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia. Semakin tinggi jenjang pendidikan yang diterima, maka akan semakin maju pola pikir orang tersebut. Maka dari itu, akan ada banyak generasi penerus yang cerdas dan dapat menjadi tonggak negara yang kuat.

Di Indonesia pendidikan formal yang harus ditempuh adalah selama 12 tahun. Dengan pendidikan selama itu, diharapkan generasi penerus bangsa akan dapat berkompetisi di era digitalisasi. Persaingan yang ada saat ini sudah sangat ketat dan bila tidak up to date terhadap ilmu pengetahuan, maka akan mudah dijajah oleh negara lainnya dalam bentuk yang lebih modern.

Sekian pidato yang saya sampaikan dan semoga bermanfaat. Apabila terdapat kesalahan dalam berkata, saya mohon maaf. Terima kasih.

Wassalamualaikum wr wb. Selamat pagi dan sampai jumpa."

 

Magang: Ricka Milla Suatin

(brl/tin)