Brilio.net - Gaya dalam ilmu Fisika terbagi menjadi beberapa jenis yang selalu ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas sederhana seperti menarik pintu sudah termasuk dalam pelaksanaan gaya. Salah satu jenis gaya yang dilakukan setiap hari ialah gaya gesek.

Gaya gesek adalah gaya yang berlawanan arah dengan arah gerak benda. Gaya ini terjadi karena sentuhan benda dengan bidang lintasan akan membuat gesekan antara keduanya saat benda akan mulai bergerak hingga benda bergerak. Besarnya gaya ini ditentukan berdasarkan kekasaran permukaan kedua bidang yang bersentuhan, jadi semakin kasar permukaan suatu bidang maka nilai gaya geseknya akan semakin besar.

Rumus Gaya Gesek.

f = µ.N

keterangan:

f : gaya gesek (newton)/N
µ : koefisien gaya gesek
N : gaya normal (newton)/N

Namun karena gaya gesek yang terjadi pada 2 permukaan benda dibagi menjadi 2 macam yaitu gaya gesek kinetis dan gaya gesek statis, sehingga memunculkan seolah-olah 2 rumus yang berbeda.

Dari kedua pembagian tersebut, antara lain:

1. Gaya Gesek Statis.

Gaya gesek statis memiliki definisi gaya gesek yang terjadi pada suatu benda selama benda itu diam. Jadi, saat mendorong suatu benda, dan benda tersebut tetap diam tidak bergerak sama sekali, artinya gaya gesek pada suatu benda lebih besar daripada gaya yang diberikan.

Penulisan secara sistematis untuk gaya gesek statis sebagai berikut.
Rumus Gaya Gesek Statis
fs = µs.N

Keterangan:
fs : gaya gesek statis (newton)/N
µs : koefisien gaya gesek statis
N : gaya normal (newton)/N

Agar bisa membuat benda yang memiliki gaya gesek statis bergerak, maka gaya minimum yang diberikan harus sama dengan gaya gesek statis maksimum yang dimiliki oleh benda tersebut.

2. Gaya Gesek Kinetis.

Berbeda dengan gaya gesek statis, gaya gesek kinetis adalah gaya gesek yang dimiliki ketika benda tersebut bergerak. Adanya gaya gesek kinetis ini bisa jadi menyebabkan gerak benda tersebut terhenti atau hanya menghambat gerak benda tersebut.

Penulisan secara matematis untuk gaya gesek kinetis sebagai berikut.
Rumus Gaya Gesek Kinetis
fk = µk.N

Keterangan:
fk : gaya gesek kinetis (newton)/N
µk : koefisien gaya gesek kinetis
N : gaya normal (newton)/N

Gaya gesek dalam kehidupan sehari-hari.

Gaya gesek sebenarnya dibutuhkan untuk beberapa kasus. Misal :
- Ban kendaraan sepeda, sepeda motor, maupun mobil sengaja dibuat beralur agar bisa memperbesar gaya gesek dengan permukaan aspal. Sehingga kendaraan dapat dikendalikan
- Penerjun payung juga memanfaatkan gaya gesek udara agar bisa mendarat dengan selamat.
- Kendaraan yang berjalan misal sepeda motor bisa dihentikan karena ada gesekan antara ban dengan kapas rem.

Contoh soal gaya gesek berbagai sumber

foto: pixabay.com

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ulasan contoh soal gaya gesek yang telah dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Kamis (13/10).

 

Magang: Annisa Dhea