Brilio.net - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto bagaikan tokoh protagonis dalam film laga zaman dulu. Kalah dulu di awal pada final Malaysia Master 2018 lawan pasangan Tan Wee Kiong/Goh V Shem. Duet Tangerang-Bantul itu akhirnya menjadi juara. 

Fajar/Rian mengalahkan Wee Kiong/V Shem lewat pertarungan sengit 57 menit dengan skor 14-21, 24-22, 21-13.

BWF © 2018 brilio.net

Raihan gelar Fajar/Rian ini artinya adalah gelar BWF World Tour kedua bagi pebulutangkis Indonesia setelah Tommy Sugiarto mendapatkannya dari sektor tunggal putra di Thailand Masters pekan lalu.

Ini juga berarti kejutan bagi keduanya yang mampu mengalahkan pebulutangkis unggulan dalam perjalanan ke final. Mereka mengalahkan Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding, dengan skor 15-21, 21-16, 21-17 di semifinal dan juga mengatasi duet Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda di babak sebelumnya.

Loading...

Pada duel di XL Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (21/1), Fajar/Rian seperti akan kalah setelah tumbang 14-21 di set pertama. Set kedua mereka belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan malah ketinggalan 0-5 lebih dulu. Mereka bahkan ketinggalan 15-18 sebelum menyamakan kedudukan menjadi 18-18.

Inilah titik poin kebangkitan pasangan berusia 22 tahun (Fajar) dan 21 tahun (Rian). Berikutnya mereka menyambar set kedua dengan skor 24-22. Pada set ketiga performa pasangan Malaysia yang pernah meraih perak Olimpiade Rio 2016 makin menurun. 

Sebaliknya Fajar/Rian makin terangkat motivasinya. Mereka menyudahi pertarungan dengan skor 21-13.

BWF © 2018 brilio.net

Tampak bahwa mereka tampil habis-habisan seperti diutarakan Rian usai mengalahkan duo Mads. "Kami harus menjaga konsentrasi di final, sudah tanggung sampai final, harus dimaksimalkan," tutur Rian.

BWF © 2018 brilio.net

"Peluang pasti ada, pokoknya kami akan tampil habis-habisan. Kalau saya pribadi, ada motivasi ingin dipercaya main di Asian Games 2018. Ini lebih ke penyemangat ke diri saya sendiri sih, kami masih harus bersaing dengan beberapa kandidat lain," sambung Fajar dikutip situs resmi PBSI.