Brilio.net - Dalam beberapa tahun terakhir, pebulutangkis tunggal putra Indonesia nyaris tak terdengar dalam turnamen kelas dunia. Dominasi Lin Dan asal China dan Chong Wei dari Malaysia membuat tunggal putra negara lain sulit bersaing. Namun pada Olimpiade Rio 2016 Brasil lalu, keduanya terlihat sudah mulai termakan usia.

“Sebelumnya setiap super series Lin Dan dan Lee Chong Wei selalu bergantian menjadi juara. Setelah era mereka, persaingan akan semakin terbuka,” kata Jonathan Christie, salah satu andalan Indonesia di tunggal putra.

Jonathan menyebutkan saat ini memang ada Chen Long yang baru saja mendapat emas di Olimpiade Brasil. Namun menurutnya kualitas Chen Long tidak sebagus Lin Dan dan Chong Wei. Malah Jonathan yakin bisa mengalahkannya. Apalagi usia Chen Long saat ini sudah hampir 28 tahun.

Di tunggal putra, selain Jonathan Indonesia juga masih memiliki Anthony Sinisuka Ginting dan Ihsan Maulana Mustofa. Ketiga atlet ini sudah pernah tampil di Piala Thomas dengan kemampuan yang cukup menjanjikan. Berbeda dengan Ihsan yang sudah berusia 21 tahun, Jonathan dan Anthony masih lebih muda. Tak heran jika keduanya digadang-gadang sebagai generasi penerus tunggal putra Indonesia di masa mendatang.

Tunggal Putra © 2016 brilio.net

Loading...

Jonathan Christe/PB PBSI.

“Amin. Kami berharap begitu,” kata Jonathan dan Anthony ketika ditanya apakah saat ini akan menjadi masa mereka berdua.

Keyakinan akan kebangkitan tunggal putra Indonesia juga diakui Kepala Sub Bidang Pelatnas PB PBSI, Ricky Subagdja. Menurutnya 1-2 tahun mendatang tunggal putra Indonesia akan bisa berjaya. “Saya kira satu atau dua tahun mendatang kita bisa lihat kiprah mereka,” kata Ricky kepada brilio.net.

Tunggal Putra © 2016 brilio.net

Anthony Ginting/PB PBSI

Jonatan yang sekarang berusia 18 tahun berada di peringkat 2 nasional di bawah Tommy Sugiarto. Selain tampil di Thomas Cup, dia tampil di Badminton Asia Championships 2016 dan All England Open 2016 serta sejumlah super series dan Grand Prix Gold. Hal yang sama juga dilakoni Anthony yang sudah berpartisipasi di beberapa kompetisi bulutangkis senior sejak 2013. Kedua atlet ini juga jebolan Milo School Competition

Keduanya akan menjadi andalan ke depan dan bisa memberikan harapan untuk meraih medali dan mengibarkan Merah Putih di berbagai kejuaraan dan kompetisi.