Brilio.net - Sudah banyak penelitian yang mengungkap bahwa monosodium glutamate (MSG) memiliki efek samping terhadap tubuh. Zat penyedap ini ternyata mampu membuat sakit kepala, kerusakan saraf, hingga gangguan jantung. Meskipun begitu, masih banyak orang yang masih tidak bisa lepas dari zat ini karena rasa gurihnya.

Berita baiknya adalah ternyata MSG bermanfaat bagi orangtua yang mengalami penurunan sensitivitas pada lidahnya sebagaimana dikutip oleh brilio.net dari jurnal Flavour, Rabu (23/9). Ketika seseorang sudah mulai menua, lidah mereka kurang sensitif dengan rasa umami atau gurih. Penurunan ini bisa mengakibatkan mereka tidak bernafsu makan dan berujung ke penurunan berat badan. Dalam jangka waktu yang lama, hal ini bisa berimbas ke kesehatan seluruh tubuh. Salah satu cara untuk mendongkrak nafsu makan adalah dengan menambahkan MSG seperti penelitian yang sudah dilakukan oleh ahli dari Jepang yang dipimpin oleh Takashi Sasano.

Dalam penelitiannya, ahli dari Negeri Sakura tersebut merekrut 28 orang berumur 25-78 tahun yang sudah kehilangan sensitivitasnya pada lidah. Sebagai pembandingnya, dia juga merekrut 102 anak muda dengan rentang umur 18-25 dan 82 orangtua yang berusia 65-89 tahun. Setiap responden diberikan tes MSG dengan takaran yang berbeda-beda pada tiga area lidah yang berbeda pula.

Setelah diujicobakan terhadap tiga kelompok yang berbeda, ternyata MSG memang bisa meningkatkan nafsu makan, peningkatan air liur, dan sensitivitas lidah dalam merasa pada kelompok umur yang tua 65-89 tahun.

Dalam kesimpulannya, Takashi Sasono menjelaskan bahwa rasa gurih membatu sekresi air liru dan saliva. Proses inilah yang mempengaruhi seseorang dalam merasa. Itulah mengapa sekresi air liur memainkan peranan penting dalam kesehatan mulut dan juga seluruh tubuh.