Brilio.net - Kamu pasti tak asing lagi dengan hewan laba-laba. Apalagi hewan itu makin terkenal karena film Spiderman. Meskipun orang kadang agak jengkel karena sarang laba-laba yang merusak pemandangan di rumah, tapi siapa sangka kalau laba-laba punya sarang telur yang bermanfaat bagi dunia medis.

Adalah Awangga Smaradhahana, Nevi Diyah Santika, Risza Pahlevi Putri Santoso, Nirakatriena Pravitaswari, dan Ria Dina Islamy yang memanfaatkan sarang telur laba-laba untuk bidang pengobatan. Lima mahasiswa Unibersitas Brawijaya Malang itu menunjukan bahwa sarang telur laba-laba bisa menyembuhkan luka lebih cepat dibandingkan dengan plester luka yang banyak beredar.

Terinspirasi pengobatan cara lama, sarang laba-laba jadi plester luka

Awangga mengatakan bahwa ide tersebut muncul dari teman yang diberitahu kakeknya bahwa orang zaman dulu sering menggunakan sarang telur laba-laba sebagai penyembuh luka. "Setelah tahu itu kami lalu mencari literatur tentang sarang telur laba-laba, ternyata memang punya kandungan protein yang bisa mempercepat proses penyembuhan luka," terang Awangga ketika dihubungi brilio.net, Rabu (23/4).

Awangga dan kelompoknya yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Karsa Cipta ini lalu mencoba mencari sarang telur laba-laba. Mencari sarang telur laba-laba bukan perkara mudah. Awangga dan teman-temannya harus berusaha ekstra keras agar bisa mendapatkan sarang telur laba-laba.

Mahasiswa kedokteran hewan itu menjelaskan bahwa sebenarnya penggunaan sarang laba-laba untuk penyembuh luka itu cukup mudah. Sarang telur laba-laba yang sudah dibersihkan itu ditempelkan pada plester. Dengan cara itu, hanya butuh satu atau dua hari luka itu kering.

Awangga menuturkan kalau plester sarang telur laba-laba yang mereka beri nama PLESSURE untuk diproduksi secara massal hanya punya kemungkinan kecil. Sulitnya mencari sarang telur laba-laba ini jadi kendala utama. Awangga menyebut bahwa satu sarang laba-laba hanya mempunyai berat 0,05 miligram.

Meski bagitu, Awangga tak melarang jika ada masyarakat luas yang ingin mencoba memanfaatkan sarang telur laba-laba untuk penyembuh lukanya. Toh zaman dulu juga hal itu banyak digunakan.