Brilio.net - Bagi orang yang antirokok, berada di dekat orang yang sedang merokok merupakan salah satu hal yang tak mengenakkan. Bagaimana tidak, secara tidak langsung orang yang tak merokok tersebut dipaksa untuk menghirup asap bekas pembakaran rokok. Padahal asap bekas penbakaran rokok sangat mengganggu kesehatan paru-paru.

Tapi kini hal itu tak usah kamu risaukan lagi. Baru-baru ini lima mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah membuat spray yang bisa mengatasi bahaya asap rokok.

Kabar gembira, kini ada semprotan khusus atasi masalah asap rokok

Lima mahasiswa tersebut adalah Nia Dhesti Arindita, Farah Ghina Arifah, Raisha Selviastuti, Dita Roykhana Robella Nur dan Shofi Farhana. Mereka berlima memanfaatkan tanaman lidah mertua atau Sansevieria menjadi spray tersebut.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Nia Dhesti Arindita mengungkapkan bahwa sebelumnya mereka telah melakukan studi literatur tentang manfaat tumbuhan lidah mertua. Dari studi yang dilakukan ditemukan fakta bahwa lidah mertua mengandung bahan aktif pregnan glikosid yang berfungsi mengurai polutan menjadi asam organik, gula, dan asam amino. "Lidah mertua juga mampu menyerap radiasi dari berbagai peralatan elektronika yang ada di dalam ruangan agar tidak lagi berbahaya bagi kesehatan penghuni ruangan," terang Nia kepada brilio.net, Selasa (9/6).

Kabar gembira, kini ada semprotan khusus atasi masalah asap rokok

Spray buatan mahasiswa jurusan Kesehatan Masyarahat tersebut diproduksi dengan mensintesa ekstrak daun lidah mertua sebagai aromatherapi, ditambahkan minyak atsiri tumbuhan pada hasil ekstrak tersebut. Hasil dari pencampuran tersebut kemudian dikemas menjadi spray.

Penggunaan spray ini cukup mudah, hanya dengan menyemprotkan spray tersebut ke sekitar asap pembakaran rokok. Maka kandungan yang ada pada spray sansevieria tersebut akan mengikat CO yang ada pada asap rokok.

Saat ini spray yang diberi nama Panda Sansevieria tersebut dikemas dalam dua bentuk, yakni kemasan berbentuk panda dan kemasan berbentuk bolpoin. Nia berharap ke depannya ada investor yang bisa membantu produknya agar juga bisa diproduksi menjadi spray yang bisa menyemprot otomatis seperti yang banyak beredar di pasaran agar bisa ditempatkan di ruangan.

BACA JUGA:

Luna si kuda pustaka keliling 3 desa di Gunung Slamet pinjamkan buku

Anak tukang tambal ban ini hanya butuh 16 bulan hafal al quran 30 juz

Sri Lestari, penderita paraplegia dengan semangat membara

Teman alami gangguan penglihatan, Sadiyah ciptakan meja baca pintar

Ramuan teh ini dipercaya bisa bikin wanita lebih panjang umur

Anak SMA ini temukan cara deteksi boraks cukup pakai tusuk gigi

Kandungan tersembunyi dari tanaman gunung ini bisa jadi pengganti gula

Pemuda 21 tahun ini ciptakan aplikasi terlengkap untuk terapi autis

(brl/pep)