Brilio.net - Masih ingat Ferry Mursyidan Baldan dan Anies Baswedan? Dua tokoh yang beberapa waktu lalu harus tergeser dari posisinya sebagai menteri kabinet kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ferry sebelumnya menjabat Menteri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional. Sementara Anies adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Nah setelah nggak lagi jadi menteri, kedua mantan menteri ini bakal berkolaborasi. Tapi bukan untuk urusan politik ya. Keduanya bakal manggung bareng lho. Dua mantan menteri ini bakal menjadi pengisi acara di konser musik bertajuk Jakarta Melayu Festival (JMF). Bahkan, dua mantan menteri ini termasuk penggagas konser yang sudah berjalan lima tahun berturut-turut itu. Rencananya tahun ini konser akan digelar di Ancol Beach City, 20 Agustus mendatang.

Ini untuk pertama kalinya JMF digelar di luar gedung (out door). Kali ini sengaja pilih pantai karena budaya Melayu sangat erat dengan daerah pesisir. Menurut salah satu penggagas Geisz Chalifah, dalam festival yang diantaranya akan diisi penyanyi Iyeth Bustami, Darmansyah, Niken Astri, Kiki Ameera dan sejumlah artis lain yang merupakan perpaduan penyanyi senior dan yunior, Konser ini sengaja tidak digelar secara live di stasiun televisi karena bisa banyak aturan dan mengurangi improvisasi.

Sementara itu terkait keterlibatan Anies dan dan Ferry, Geisz menyebut bahwa dua sahabatnya itu sudah sejak lama mempunyai perhatian pada musik Melayu. Bahkan pada saat Anies menjadi menteri, pemerintah mendukung secara langsung pada gerakan budaya termasuk musik Melayu.

“Bukan hanya sekarang saja Anies dan Ferry terlibat. Mereka berdua sudah sejak awal menggagas Jakarta Festival Melayu ini,” kata Geisz dalam konfrensi pers Jakarta Melayu Festival, Rabu (10/8).

Loading...

Sementara itu Anies menyebutkan bahwa musik Melayu mempunyai nilai-nilai budaya, kebangsaan dan moral bagus dan bisa ditularkan kepada generasi muda. “Dalam musik ada syair yang bisa masuk ke dalam bawah sadar dan menempel pada diri. Dan musik melayu itu kekuatannya ada pada syairnya yang berisi moral serta keindahan,” kata Anies.

BACA JUGA: 12 Foto kegiatan Anies Baswedan setelah tak jadi menteri, penuh haru!

Anies menyebutkan, bahwa untuk menanamkan kecintaan, orang tua bisa memutarkan musik Melayu di rumah atau saat di mobil kala mengantar anak sekolah. Dengan sendirinya musik itu masuk ke dalam alam bawah sadar mereka. “Sehingga nanti jika anak sudah cinta, mereka bukan lagi melestarikan, namun mengembangkannya,” tambah Anies.

Sementara itu Ferry mengaku sejak lama terlibat dalam JMF karena dia melihat Melayu adalah salah satu identitas Indonesia. “Saya tertarik untuk memanasi dam mengompori sahabat saya untuk memberikan perhatian kepada musik melayu,” kata Ferry.

Ferry yakin, musik Melayu bisa menyentuh keindonesiaan seseorang jika dia mendengarnya dengan penuh penghayatan. Jika keindonesiaan mereka tidak tersentuh maka yang salah bukan pada lagunya, namun kepada pendengarnya.

Wah jadi pengen lihat aksi dua mantan menteri ini di atas panggung, kayak apa ya?