Brilio.net - Kisah ini barangkali terdengar lebih tak masuk akal daripada cerita fiksi. Kamu boleh percaya boleh tidak. Tapi cerita ini adalah benar-benar terjadi. Kisah yang bersumber dari elite readers ini  memaparkan tentang dua orang di Filipina yang menikah karena sesuatu hal yang sangat sepele.

Adalah Christian Bacani, seorang profesional muda berusia 30 tahun yang bekerja di sebuah perusahaan berbasis teknologi informasi pada 2012. Dia memiliki sebuah mobil Toyota Vios hitam dengan nomor polisi ZMK 514. Di bulan dan tahun yang sama, Tway Ocampo, wanita berusia 30 tahun join di perusahaan yang sama.

Tway memiliki mobil Honda Civic silver dengan nomor polisi ZMK 513. Wanita ini ditempatkan dalam proyek yang sama dengan Christian oleh manajer perusahaan. Kebetulan yang sepele ini ternyata mengantarkan mereka kepada takdir kebahagiaan.

Pernikahan mereka berawal dari pelat mobil, speechless!

Foto: Facebook Tway Ocampo dan Christian Bacani

Loading...

Diketahui, dua orang ini membeli kendaraan pada bulan dan tahun yang sama, Desember 2007. Dealer tempat Christian membeli adalah di Land Transportation Office Filipina, tempat yang sama dengan Tway. Namun kala itu mereka belum saling kenal. Karena bekerja di bidang yang sama, lokasi parkir kendaraan mereka pun satu area. Keduanya saling tahu bahwa mereka memiliki pelat mobil yang berurutan setelah suatu hari ketika mereka bermaksud pulang selepas bertemu dengan kolega dari luar perusahaan, seseorang menemukan dan memberitahu bahwa pelat mobil mereka memiliki angka yang berurutan.

Pernikahan mereka berawal dari pelat mobil, speechless!

Foto: Facebook Tway Ocampo dan Christian Bacani

Kemiripan pelat nomor kendaraan ini menjadi penyebab mereka tak lagi canggung untuk "makan bareng" di luar kantor. Pertemuan mereka lebih intens. Hubungan mereka berlanjut.

Singkat cerita, pada Oktober 2014 mereka menegaskan hubungan dalam ikatan pernikahan. Pada Agustus lalu mereka dikaruniai seorang putra. Pada bulan ini mereka merayakan satu tahun pernikahan. Pose romantis di depan mobil masing-masing yang memiliki pelat nomor berurutan tak mereka lewatkan.

Kini mereka menetap di Quezon City, Filipina.