Brilio.net - Anak Instagram pasti udah nggak asing lagi sama yang namanya #OOTD atau #selfie. Kebiasaan aktivis Instagram untuk mengabadikan foto dirinya disertai hashtag ini makin menjadi tren di dunia maya. Kalau kamu punya aplikasi Instagram di smartphonemu, kamu akan menemukan berbagai macam tagar atau dikenal juga dengan hashtag.

Hashtag inilah yang biasanya berupa kata-kata atau frasa yang diawali dengan simbol hash (#). Dan anehnya makin panjang aja sekarang hashtag yang dipakai udah kayak mau bikin novel, #eaaaaaaaaaa. Ada juga hastag simpel seperti #ootd. Nah lho, apa lagi ini?

Kamu mungkin sering mengamati ketika ada seseorang (biasanya cewek) yang memposting foto dirinya sendiri dengan menggunakan pakaian yang bermerk lalu diikuti hashtag #ootd ini. Terus sebenarnya apa itu #ootd? Sejak kapan #ootd mulai happening? Dan siapa yang pertama kali menggunakan istilah #ootd ini?

Sebenarnya, OOTD itu singkatan dari Outfit Of The Day, sebagai padanan kata untuk menunjukkan apa yang kamu pakai hari itu. Para pecinta fashion mulai dari fashion blogger, fashion editor, model, selebriti dan juga fashionista yang mulai menggunakan hashtag ini dengan menunjukkan gaya khas masing-masing dengan label OOTD.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Mengenal tren Outfit Of The Day #OOTD

Konsep OOTD sebenarnya sederhana dan nggak dibuat-buat, karena memang outfit pribadi yang benar-benar kamu pakai untuk beraktivitas dalam satu hari. Tapi banyak juga yang gemar memamerkan gaya mereka saat memakai pakaian bermerk atau yang sedang tren saat itu dengan konsep yang "serius". Iya, serius, karena kamu rela dandan berlebihan dan gaya maksimal padahal kenyataannya kamu nggak mungkin memakai gaya itu sehari-hari.

Baru deh, setelah itu kamu posting hasil paling maksimal dari penampilanmu ke Instagram. Foto yang diposting biasanya menampilkan foto seluruh tubuh dan setengah tubuh untuk fokus outfit detail dari outfit yang lagi kamu pakai. Terus ditambah dengan caption nama brand yang dipakai saat itu.

Adanya pemakaian nama brand inilah yang dijadikan peluang sebagai cara promosi baru. Nggak heran kalau OOTD sekarang bukan dijadikan sekedar hobi, tapi untuk berbisnis. Bahkan sampai ada kompetisi Outfit Of The Day yang disponsori oleh perusahaan dan didukung oleh label fashion ternama.

Semakin bagus fotomu dan semakin luang waktumu untuk berfoto OOTD, niscaya makin banyak followersmu dan bakal makin dilirik oleh label fashion. Karena banyak label fashion yang mencari fashionista dengan followers yang mencapai ribuan di sosial media (sebut saja seleb-gram), untuk di endorse. Sistemnya mudah aja, si fashionista cukup memposting gambar dirinya memakai busana dari label yang mengendorse dirinya, disertai caption nama brand.

Keuntungan dari sistem barter ini pun dirasakan oleh kedua belah pihak yang bekerjasama. Si fashionista mendapatkan suplai baju untuk OOTD tanpa perlu keluar uang. Sementara pihak brand bisa promosi gratis dan dapat banyak calon pembeli dari followers yang ingin bergaya seperti si ikon fashion.

Ternyata ada sekitar 55 juta foto yang diupload ke Instagram dengan hashtag #OOTD. Luar biasa banyak dan fenomenal ya! Bagaimana dengan kamu? Sudahkah memposting #OOTD untuk hari ini?

(brl/gib)