Brilio.net - Era smartphone dan gadget canggih bikin kita jadi mobile dimana pun kita berada. Tapi buat beberapa orang, Wi-Fi jadi pilihan untuk menghemat kuota paket internetnya. Ya nggak? Pasti iya.

Dan sebagai fakir Wi-Fi, seperti ada peraturan tak tertulis yang berkata, "pantang hang out di tempat tak berWi-Fi!". Artinya, kamu bakal selalu mencari tempat nokrong yang menyediakan free Wi-Fi. Hayo, kamu termasuk juga kan?

Bisa ketemu tempat dengan fasilitas free Wi-Fi senengnya ibarat ketemu jodoh yang selama ini entah berada di mana. Ya iyalah, hanya dengan sekali klik, kamu bakal terkoneksi internet tanpa takut kuotamu jebol.

Karena gampangnya terkoneksi, kita kadang jadi sembarangan klik dan nggak sadar ada bahaya yang mengintai lewat free Wi-Fi ini. Mau tahu? Cekidot deh rangkuman brilio.net ini:

1. Jangan setting otomatis

Loading...

Laptop dan smartphone punya fasilitas yang bisa mendeteksi akses Wi-Fi. Setelah terdeteksi, kadang malah secara otomatis langsung menghubungkan gadgetmu dengan akses Wi-Fi terdekat. Ini juga nih yang paling rawan. Kamu bahkan bisa jadi incaran hacker lho. Cara yang paling tepat adalah, hindari setting otomatis. Pakai fasilitas yang bisa mengkonfirmasi terlebih dahulu ya. Kalau perlu, matikan setting Wi-Fi kalau nggak digunakan.

2. Kena hacker

Tempat-tempat publik seperti airport, taman, mall, itu paling banyak jadi incaran para hacker. Mereka gampang banget mencuri data-data sensitif kamu seperti password email, dan juga password online banking kamu. Hiii...

Biasakan untuk log out dan ganti password secara berkala, guys. Cara ini akan meminimalisir password kita di hack orang lain.

3. Hati-hati share info penting

Beberapa penyedia akses Wi-Fi gratis meminta kita untuk menggunakan akses Wi-Fi dengan login menggunakan email atau akun social media. Hati-hati, karena bisa saja ini tipuan. Setelah masukkan data, kamu tetap nggak bisa menggunakan akses Wi-Fi, tapi data-datamu sudah ada di tangan mereka. Bahaya nih!

4. Matikan share folder

Hacker paling gampang mencuri data-data kita yang biasa di-share. Jadi kalau kebetulan kamu online dengan akses free Wi-Fi, matikan fasilitas ini ya?

5. Waspadai malware dan virus

Risiko terbesar menggunakan free Wi-Fi adalah kamu bisa saja terkena virus atau malware yang bertebaran di tempat itu. Cara paling gampang, kamu kudu punya antivirus yang terinstall dalam gadget kamu, supaya kamu bisa terhindar dari virus-virus berbahaya ini.

6. Two-factor authentification

Tahu kan kalau email sering jadi lahan pembajakan? Untuk itu kamu mesti perketat keamanannya. Caranya, kamu bisa menggunakan fitur two-factor autenthification. Selain dengan password, kamu juga mesti menggunakan media lain seperti memasukan nomor ponsel sebagai otentifikasi log in ke akunmu. Dengan begini, hacker jadi susah untuk membajak email kamu.

7. Gunakan password unik

Sepele sih, tapi ini penting banget supaya kamu nggak gampang kena hack. Kamu bisa menggunakan kombinasi antara huruf kecil, huruf besar dengan angka-angka. Kamu juga mesti mengganti password kamu secara berkala ya? Yang alay, boleh lho kamu mengeluarkan jurus-jurus kealayanmu untuk membuat password unik, seperti akoEh1n9iNceL4LoEHdimeN9erTi. Pusing nggak tuh yang mau ngehack?

Selamat mencoba!