Brilio.net - Sekarang ini semakin banyak merek pasta gigi yang menawarkan beragam kelebihannya masing-masing. Mulai dari memutihkan gigi sampai mengatasi gigi sensitif.

Nah, biar tidak salah pilih, kamu perlu tahu fakta-fakta tentang pasta gigi ya! Berikut penjelasannya seperti dilansir brilio.net dari laman mnn.com, Rabu (22/4):

1. Semua tentang fluoride

Tidak peduli apa pun keperluanmu menggunakan pasta gigi (memutihkan, menyegarkan bapas, dan sebagainya), ahli kesehatan gigi sepakat bahwa fluoride suatu keharusan. Menurut Academy of General Dentistry, menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung fluoride sebanyak dua kali sehari bisa mengurangi kerusakan gigi sebanyak 40 persen.

2. Pakailah pasta gigi berlisensi

Loading...

Pasta gigi berlisensi oleh perusahaan dan organisasi profesi dokter gigi terpercaya (di Indonesia disebut Persatuan Dokter Gigi Indonesia atau PDGI) sudah melalui berbagai penelitian. Sehingga kamu tidak perlu khawatir terhadap keefektifan dan keamanan pemakaian pasta gigi tersebut.

3. Pemutih pada pasta gigi memang bekerja, namun hanya pada tataran tertentu

Ketika kamu melihat iklan pasta gigi yang menjanjikan senyumanmu cemerlang akibat gigi yang bersinar putih, sebenarnya pasta gigi itu sebatas mampu menghilangkan noda pada permukaan gigi saja. Kalau memang ingin membuat gigi lebih putih, kamu bisa pergi ke dokter gigi untuk perawatan lebih lanjut.

4. Yang kurang itu justru yang lebih

Menurut E Jane Crocker, presiden Asosiasi Massachusetts Dental Hygienists, menggunakan pasta gigi yang memenuhi sikat dari ujung ke ujung, tidaklah efektif. Menggunakan separuh dari ukuran memenuhi sikat gigi itu sudah bisa menghilangkan plak, noda, dan sisa-sisa makanan, lho. Kamu juga bisa berhemat, kan?

5. Caramu menyikat gigi lebih penting daripada merek pasta gigi apa yang kamu gunakan

Kamu bisa saja membeli pasta gigi merek terkenal dan terbaik, tapi kalau caramu menyikat tidak tepat, itu bakal sia-sia.

"Untuk melakukannya dengan benar, kamu perlu memposisikan sikat pada sudut 45 derajat sehingga kamu bisa meletakkan beberapa bulu sikat gigi di antara gigi dan gusi," kata Clifford Whall, direktur dari American Dental Association (ADA) Seal of Acceptance Program.

Dia juga menganjurkan bahwa kita perlu menggerak-gerakkan sikat di area tersebut. Kemudian berlanjut ke seluruh gigi. Proses ini akan memakan waktu sekitar 1-2 menit untuk menyelesaikan.

6. Pasta gigi organik dapat bekerja efektif seperti pasta gigi biasa

Walaupun memiliki embel-embel organik, tetap saja sebuah pasta gigi harus mengandung fluoride supaya bekerja maksimal. Hanya saja, pasta gigi organik ini merupakan pasta gigi yang menghindari pengawet buatan, pemanis, dan pewarna.

7. Bahan pembentuk pasta gigi bisa bikin kamu ternganga

Mungkin kamu tidak sepenuhnya paham dengan nama-nama pembentuk pasta gigi. Namun perlu kamu tahu, rumput laut atau detergen bisa ditemukan dalam formulasi pasta gigi, lho. Menurut ADA, bahan pengental umum termasuk koloid rumput laut, koloid mineral, dan getah alam, adalah bahan yang sering dipergunakan.

Selain itu, ada juga detergen dari sodium lauryl sulfate, yang sering ditemukan di dalam sampo atau sabun badan. Tapi bahan-bahan ini dikatakan 100 persen aman dan efektif oleh ADA.

8. Pakai pasta atau gel?

Apa pun yang kamu gunakan untuk membersihkan gigi, para ahli tidak mempermasalahkan itu. Intinya, kamu harus membersihkan gigi dan mulut kapan pun dan dengan cara apa pun yang sehat dan membuat kamu aman dan nyaman.

Well guys, selalu jaga kesehatan gigi dan mulut ya!