Brilio.net - Namanya orang kasmaran terkadang buta alias berpikir dan bertindak tidak rasional. Hmmm ... mending kamu pikir kembali saat menjalin hubungan dengan lawan jenis, lebih banyak baik atau buruknya.

Dalam hubungan asmara, kamu boleh berkorban untuk orang terkasih. Hanya saja, kalau posisimu selalu menjadi yang selalu mengalah, pikir ulang, ya.

Berikut tujuh hal yang tak boleh kamu korbankan demi kepentingan asmaramu, seperti dikutip brilio.net dari laman Good Housekeeping, Selasa (30/6).

1. Kebebasan diri sendiri

Secinta-cintanya kamu sama pacar, kamu juga punya privasi, lho. Jangan hanya semuanya demi pacar, kamu jadi terkungkung dan tidak bisa melakukan apa pun yang selama ini menjadi fokus dan minatmu. Akhirnya bikin kamu tidak berkembang. Jangan sampai begini ya, guys.

Loading...

2. Harga diri dan kepercayaan diri

Sebuah hubungan itu saling menghargai dan melengkapi. Kalian berdua saling menguatkan dan mendukung untuk perkembangan diri masing-masing. Dengan begitu, tumbuh rasa dihargai dan dipercaya oleh kekasih. Kalau tidak ada nilai semacam ini, pertimbangkan kembali hubunganmu dan pacar.

3. Teman

Mungkin bukan hal yang aneh kalau ada teman lebih mementingkan pacarnya ketimbang temannya. Tapi selalu ingatlah, bahwa teman adalah orang yang tidak akan habis perasaannya terhadapmu.

Beda dengan cinta pada pacar yang lama-lama bisa berubah jadi bosan dan hambar. Lagi pula, sebelum mendapatkan pacar, kamu lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman-temanmu, kan? Mereka selalu ada buatmu.

4. Tujuan karir

Sebuah hubungan tidak seharusnya mencegah kamu mencapai prestasi dalam hidupmu. Jadi, kalau kamu pacaran sama orang yang melarangmu ini dan itu sehingga kamu tidak bisa berkreasi dan produktif, pertimbangkan kembali.

Atau kamu bisa menularkan semangat dan pemikiran positif kepada pacarmu supaya bisa bersama-sama mencapai cita-cita masing-masing, dalam hal ini karir atau studi.

5. Kebahagiaan

Sebuah hubungan memang tidak selalu harus bahagia, tapi setidaknya kamu selalu bersemangat menjalani kebersamaan dengan si dia. Tapi kalau pacaran sama dia bikin kamu sumpek dan penat karena tingkahnya yang tak masuk akal, kamu bisa mempertimbangkan kembali hubungan kalian.

6. Kemampuan mengambil keputusan

Dikaitkan dengan poin sebelumnya bahwa sebuah hubungan seharusnya menumbuhkan saling percaya satu sama lain, maka kalau kamu justru tidak memiliki kehendak atas dirimu sendiri, lebih baik introspeksi hubungan kalian.

Sebuah hubungan tidak seharusnya membuat masing-masing pihak bergantung pada pihak lain sehingga kehilangan kemandirian. Mungkin kalau berfungsi sebagai rekan berbagi dan berdiskusi, maka itu lebih bagus.

7. Identitasmu

Kamu adalah dirimu sendiri dan tidak seharusnya mengubah dirimu demi orang lain. Kecuali jika perubahan itu lebih baik, itu bagus. Tapi kalau memenuhi obsesi pasanganmu supaya memenuhi maunya, jangan serta-merta memenuhinya.

Sebuah hubungan seharusnya membuat satu sama lain menjadi lebih baik tanpa menghilangkan identitas masing-masing.