Brilio.net - Buat sebagian besar orang, cinta yang ditolak itu adalah sebuah kenistaan paling hakiki dalam dunia percintaan. Bahkan ada yang sempat ngomong, "Cinta ditolak, dukun bertindak!". Wah, jangan sampai kamu kayak gitu ya?

Sebenarnya, kamu nggak usah sedih, galau nggak berujung ketika cinta kamu bertepuk sebelah tangan, lho. Kamu justru harus bersyukur karena ditolak gebetanmu. Ah, ada-ada saja nih. Masa ditolak kudu bahagia? Nggak percaya?

Cek deh, ini beberapa alasan kenapa kamu mesti bersyukur ketika cintamu ditolak, seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Minggu (5/4):

1. Kamu akhirnya tahu kalau dia bukan jodoh kamu

"Jika aku bukan jalanmu, ku berhenti mengharapkanmu. Jika aku memang tercipta untukmu, ku kan memilikimu. Jodoh pasti bertemu."

Loading...

Iya, bener tuh kata Afgan, kalau dia nolak kamu, berarti dia bukan jodoh kamu. Kalau bukan jodohmu, ya cari lagi dong yang lain. Memangnya kalau kamu galau, terus tiba-tiba bakalan datang cewek cantik berdiri di depan kamu sambil ngomong, "Godain kita, dong!"?? Nggak bakal!

2. Belum waktunya hubungan kamu dengan dia berhasil

Kalau cintamu bertepuk sebelah tangan, selain karena dia memang bukan jodoh kamu, bisa jadi itu berarti belum saatnya dia bersanding denganmu karena alasan-alasan yang cuma Tuhan yang tahu. Bisa jadi setahun, dua tahun, tiga tahun kemudian kalian bertemu kembali dan getar-getar cinta itu datang, who knows?

3. Belajar dari kegagalan

Kegagalan itu adalah keberhasilan yang tertunda. Ketika kamu ditolak, rasanya memang sakit, sih. Tapi dari situ ada hal-hal yang bisa kamu pelajari supaya ke depannya kamu nggak akan menemui kegagalan itu lagi. Mungkin belajar bagaimana memperlakukan cewek lebih baik, atau bisa juga kamu belajar bahwa nggak semua orang bisa menerima kecerewetanmu. Nah, dari situ kamu bisa berubah menjadi seseorang yang lebih baik lagi.

4. Berpikir lebih dewasa

Nggak semua keinginanmu bisa terpenuhi. Butuh kedewasaan untuk menerima hal itu. Tapi ketika kamu bisa lebih dewasa dalam menyikapinya, itu berarti kamu berada selangkah lebih maju daripada sebelumnya.

5. Belajar menerima kenyataan

Nggak semua cerita cinta bakalan berakhir seperti cerita dongeng. Bisa saja hubungan yang kamu bangun bersama dengan orang yang kamu cinta harus berakhir buruk. But, it's ok. Itu adalah kenyataan hidup yang mesti kamu terima dan jalani. Ketika kamu berhasil melewatinya, kamu akan tahu bahwa ada hal yang lebih baik menantimu di depan.

6. Mengerti soal harapan dan berharap

Ketika ada harapan, sekecil apapun itu, itu artinya kamu masih bisa berharap. Secara nggak sadar, harapan itulah yang bikin kamu punya semangat yang baru setiap harinya.

7. Kamu jadi lebih dekat sama Tuhan

Gimana nggak dekat, kalimat, "Ya Tuhan, jika dia jodohku, dekatkanlah. Aku lelah berlari sendiri, ya Allah!" pasti bakal jadi kalimat paling favorit yang kamu ucapkan tiap bangun tidur sammpai mau tidur lagi. Ya kan? Ngaku deh!

8. Belajar melanjutkan hidup

Ketika Tuhan menutup satu pintu, itu artinya ada pintu lain yang terbuka untuk kamu. Ketika kamu tahu kalau cintamu bertepuk sebelah tangan dan kamu berhenti untuk mengejarnya, itu artinya kamu belajar untuk melihat pintu lain yang dibuka Tuhan untukmu.

9. Kamu jadi lebih bersyukur ketika kamu bertemu jodohmu nanti

Ada pepatah, "...bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.". Kadang kamu baru bisa mensyukuri kebaikan ketika kamu pernah merasakan kesakitan. Jadi ketika seseorang datang dalam hidup kamu, jangan pernah disia-siakan, ya?

10. Bisa ngelirik cewek atau cowok lain

Jangan sedih kalau cintamu ditolak. Cewek atau cowok itu nggak cuman sebiji di dunia, men. Jadi kesempatan kamu buat mbribik yang lain terbuka lebar. Jangan menyerah ya? Tetap semangat!